Pemkot Surabaya Tambah Mobil Listrik, Target Mei Kendaraan Dinas Beralih ke Ramah Lingkungan 
Wiwit Purwanto April 15, 2026 07:32 PM

 

SURYA.CO.ID , SURABAYA — Pemkot Surabaya berencana menambah kendaraan listrik sebagai operasional pejabat di lingkungan pemkot.

Sebagai bagian dari upaya efisiensi, kendaraan tersebut akan menggantikan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM). 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah Pemkot Surabaya mengubah pola penggunaan kendaraan dinas dari berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik. Hal ini sekaligus mendukung program transportasi ramah lingkungan.

Jaga Kualitas Lingkungan dan Mengurangi Emisi Karbon 

Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik tidak hanya bertujuan menekan konsumsi BBM, tetapi juga menjadi upaya pemerintah daerah dalam menjaga kualitas lingkungan dan mengurangi emisi karbon di wilayah perkotaan.

"Ini memang mengubah kebiasaan. Kebiasaan orang untuk menggunakan transportasi umum dan transportasi listrik. Tujuannya untuk menghemat BBM sekaligus menjaga lingkungan,” kata Eri Cahyadi dikonfirmasi di Surabaya. 

Baca juga: Harga BBM Dikhawatirkan Naik, Warga Jatim Mulai Lirik Mobil Listrik

Wali Kota menargetkan seluruh kendaraan bisa bertransformasi ke rumah lingkungan mulai bulan depan. "Target kita di bulan Mei sudah menggunakan full listrik semua. Kalau lelangnya berhasil semua, maka bulan Mei kita ganti dengan kendaraan listrik semuanya, baik motor maupun mobil,” ujarnya.

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkot Surabaya saat ini tengah melelang puluhan kendaraan dinas lama berbahan bakar konvensional.

Total terdapat lebih dari 80 unit kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, yang akan diganti dengan kendaraan listrik.

Eri menjelaskan, sebagian kendaraan dinas tersebut telah berhasil dilelang. Sementara sisanya masih dalam proses pelelangan dan diharapkan segera rampung agar proses pengadaan kendaraan listrik dapat segera dilakukan.

Ia menambahkan, skema pengadaan kendaraan listrik nantinya akan dilakukan melalui sistem sewa, sebagaimana yang telah diterapkan pada sebagian kendaraan dinas listrik di lingkungan Pemkot Surabaya.

Baca juga: Mobil Listrik Sudah Dilengkapi Radar Pengaman dan Teknologi Canggih

Sebelumnya, pengadaan kendaraan listrik telah digunakan kepala daerah, para kepala dinas, hingga para camat. 

Menurut Wali Kota Eri, langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah kota dalam memberi contoh kepada masyarakat terkait penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Saat ini, kendaraan listrik sudah mulai digunakan oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya, termasuk para camat.

“Saya ingin menunjukkan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Kota Surabaya yang menggunakan mobil dinas bisa menggunakan mobil listrik. Camat sekarang sudah pakai,” tuturnya.

Melalui kebijakan ini, Pemkot Surabaya berharap dapat mempercepat transisi penggunaan energi bersih di sektor transportasi pemerintahan.

Sekaligus, mendorong masyarakat untuk mulai beralih ke moda transportasi yang lebih hemat energi dan rendah emisi. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.