TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Seorang pekerja bengkel, Ahmad Nafito (21), meninggal dunia setelah terkena hantaman pecahan velg ban truk yang meledak saat proses perbaikan.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di bengkel milik Yusuf Kurniawan.
Saat kejadian, korban tengah memperbaiki ban belakang sebelah kanan truk bermuatan kelapa sawit milik Heriyadi Purwanto.
Berdasarkan keterangan kepolisian, korban sebelumnya berhasil melepas satu ban.
Ia kemudian melanjutkan pekerjaan dengan membuka baut pada talam velg ban kedua.
Namun, saat baut terakhir dilepas, ban dalam tiba-tiba meledak dengan keras.
“Diduga terdapat keretakan pada talam velg. Tekanan udara yang tinggi menyebabkan velg pecah dan menghantam tubuh korban,” ujar Kasi Humas Polres Siak, Aiptu Dedek Prayoga, Rabu (15/4/2026).
Ledakan tersebut sangat kuat hingga membuat korban terlempar sejauh sekitar lima meter dari posisi awal.
Warga yang berada di lokasi segera membawa korban ke Puskesmas Sabak Auh, namun nyawanya tidak tertolong.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka serius.
Di antaranya lebam pada bagian dada akibat benturan benda tumpul, luka terbuka di atas lutut kanan, serta luka robek pada punggung tangan kiri.
Polsek Sabak Auh telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.
Termasuk pemilik bengkel dan sopir truk untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” ujar Dedek.
Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka di Kampung Sungai Tengah untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.
(tribunpekanbaru.com/mayonal putra)