BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Program Kuliah S1 di Lapas dan produk unggulan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) semisal teh daun mint serta tempe buatan lapas dikupas kembali oleh
Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi saat media gathering bersama lapas Karang Intan di Banjar, Rabu (15/4/2025)
Kalapas yang akrab siapa Yugo itu mengekspor potensi dan produk lapas yang bisa dikerjasamakan dan dipasarkan oleh pihak luar.
Misalnya, bioflok, kolam ikan, dan areal lahan yang bisa dimanfaatkan kita bisa kerjasamakan.
"Karena itu kita minta rekan jurnalis ini untuk bisa menjembatani dengan mitara. Kita kembangkan bersama potensi yang ada di lapas ini," jelas Kalapas Yugo.
Bahkan, selain teh daun mint, hasil warga binaan juga bisa produksi tempe.
"Kami bisa produksi tempe yang kualitasnya tak kalah dan murah dan itu juga siap dipasarkan," jelasnya.
Bahkan pada momen itu Yugo juga menyampaikan program Lapas yang baru diluncurkan yakni kuliah S 1 di Lapas.
"Ternyata program itu dapat apresiasi tinggi karena baru perdana di Kalsel dan bisa baru perdana di Indonesia," kata Kalapas Yugo.
Baca juga: Dugaan Praktik Pungli di PPS Martapura Disikapi DPRD Banjar, Dukung Pembentukan Satgas Penertiban
Disampaikan soal kuliah S 1 di Lapss itu, perkuliahan akan dilaksanakan rutin setiap Jumat dan Sabtu. Jika dosen berhalangan hadir langsung, pembelajaran akan dilakukan secara daring menggunakan fasilitas yang disediakan pihak lapas.
Adapun jurusan yang dibuka adalah kewirausahaan, dipilih karena dinilai sesuai dengan minat warga binaan serta peluang kerja setelah bebas nanti.
“Harapannya, mereka lulus dengan bekal ilmu dan mampu membuka usaha sendiri. Jadi bukan hanya bebas, tetapi juga siap mandiri,” ujarnya.
Program ini diharapkan menjadi model pembinaan berbasis pendidikan yang dapat diterapkan di lapas lain di Kalimantan Selatan, sehingga semakin banyak warga binaan memperoleh kesempatan memperbaiki masa depan melalui jalur akademik.
Adapun soal acara ghatering dengan media ini, Kalapas Yugo menjelaskan, melalui acara ghatering dengan insan pers di Kabupaten Banjar itu bertujuan yaitu ingin mem-publish kegiatan positif yang ada di Lapas Narkotika Karang Intan.
"Terus yang kedua, kami mohon bantuan kepada tim media untuk membantu pembinaan warga binaan yang ada di dalam Lapas Narkotika Karang Intan," kata Kalapas Yugo.
Disampaikan Yugo, agenda pertemuan dengan insan per ini memang agendakan bisa jadi sebulan sekali, bisa jadi dua bulan sekali seperti.
"Alhamdulillah kekeluargaannya dari tim media Kalimantan Selatan sangat luar biasa pada kami," kata Yugo. (Banjarmasin Post/Nurholis Huda).