Orkes Mahasiswa ITB Disorot Usai Lagu ‘Erika’ Viral, Dianggap Lecehkan Perempuan
Kiki Novilia April 15, 2026 09:38 PM

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Penampilan Orkes Semi Dangdut (OSD) dari Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung (ITB) mengebohkan publik lantaran lagu berjudul Erika dinilai melecehkan kaum perempuan.

Salah satu akun X, @iPoopBased, memperlihatkan penampilan Orkes Semi Dangdut (OSD) dari Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung (ITB) itu viral pada Senin 13 April 2026 lalu.

Dalam lagu tersebut, liriknya sarat pelecehan terhadap kaum perempuan, khususnya janda. Imbasnya, video penampilan HMT ITB itu sontak viral.

Kabar terbaru, mereka menyampaikan permohonan maaf atas beredarnya lagu tersebut. Dalam keterangan resminya, mereka menyadari sensitivitas isu yang dibawakan. 

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas beredarnya lagu yang menimbulkan keresahan publik. Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini dan menyampaikan keprihatinan serta empati kepada masyarakat, khususnya perempuan," dikutip Kompas dari website resmi ITB, Rabu (15/4/2026).

Baca juga: 16 Mahasiswa UI Pelaku Pelecehan Disebut Punya Bekingan, Profesi Orang Tua Disorot

Pernyataan itu mengungkap bahwa Orkes Semi Dangdut HMT-ITB (OSD) merupakan salah satu unit kegiatan yang berada dalam lingkup HMT-ITB yang telah berdiri sejak tahun 1970-an dan lagu berjudul Erika dibuat pada tahun 1980-an.

"Kami menyadari bahwa ini merupakan suatu kelalaian untuk tetap menampilkan lagu tersebut dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat dewasa ini," katanya.

Tak Cerminkan Lingkungan dan Organisasi

Pihak HMT ITB juga mengakui bahwa konten dalam penampilan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh lingkungan akademik dan organisasi kemahasiswaan.

Pihaknya juga tegas menyatakan tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat individu atau kelompok manapun.

Untuk itu, pihak HMT ITB berencana menurunkan konten video dan audio dari kanal resmi HMT ITB dan akun-akun individu yang terafiliasi.

"Kami telah berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk segera menurunkan (take down) konten video dan audio dari kanal resmi HMT-ITB serta penghapusan dari akun-akun individu yang terafiliasi, termasuk video tahun 2020 yang beredar di masyarakat," ucapnya.

HMT ITB juga akan melakukan evaluasi internal terhadap konten, pelaksanaan, serta pengawasan kegiatan atas lagu terkait dan lagu yang mengandung unsur serupa, serta meninjau kembali standar dan pedoman kegiatan organisasi agar selaras dengan nilai-nilai etika yang berkembang di lingkungan Kampus ITB dan dalam masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.