Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Udara pegunungan di Datarajan, Kecamatan Ulu Belu, Tanggamus, Lampung, terasa sejuk ketika sejumlah petani berkumpul di hamparan lahan yang baru saja dibuka. Di tanah itulah harapan baru mulai ditanam.
Bagi para petani setempat, hari itu bukan sekadar kegiatan bertani biasa.
Penanaman perdana bawang putih lokal menjadi langkah awal untuk mencoba komoditas baru yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.
Sejumlah pihak turut hadir untuk menyaksikan momen tersebut, mulai dari aparat kepolisian hingga unsur pemerintah daerah.
Di tengah hamparan lahan yang masih segar itu, para petani memulai penanaman dengan penuh harap.
Baca juga: Pedagang Beberkan Penyebab Harga Bawang dan Cabai di Bandar Lampung Turun
Polres Tanggamus mengawal kelompok tani (poktan) di Datarajan, Ulu Belu, Kecamatan Tanggamus tanam perdana komoditas bawang putih lokal seluas 1 hektare.
Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sudjatmiko mengatakan, pihaknya melakukan pengawalan untuk suksesnya menanam secara perdana komoditi bawang putih lokal tersebut.
"Alhamdulillah penanaman perdana bawang putih lokal hari ini beserta dengan forkopimda, TNI, Kejari hingga poktan di wilayah Ulu Belu berjalan dengan lancar," kata Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sudjatmiko dalam keterangan persnya yang diterima Tribun Lampung, Rabu (15/4/2026).
Pihaknya bersama poktan melakukan persiapan kurang lebih 2 bulan lamanya hingga hari ini diresmikan dalam kegiatan penanaman perdana bawang putih lokal.
"Untuk pilot project ini, kami bekerjasama dengan poktan serta warga, jadi penanaman ini merupakan percobaan," kata Rahmad.
Pihaknya berharap dengan pelatihan yang kemarin dilaksanakan lebih kurang 5 hari di wilayah Sembalun, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bisa menghasilkan.
Dengan harapan hasilnya nanti sesuai apa yang diharapkan di wilayah Lampung.
Pihaknya berharap dengan tujuan yang dilaksanakan dalam kegiatan penanaman ini berjalan dengan lancar.
"Kami mendukung asta cita Bapak Presiden Prabowo Subianto yaitu tentang swasembada pangan, khususnya hortikultura komoditas bawang putih," kata Rahmad.
Dengan harapan sehingga di wilayah yang mempunyai potensi alam yang subur dengan ketinggian yang sesuai.
"Kami berharap turut mendukung apa yang menjadi harapan pemerintah pusat dan juga tentunya bisa mendorong ekonomi hingga kesejahteraannya di wilayah Tanggamus," kata Rahmad.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)