TRIBUNPALU.COM, PALU – Sulawesi Tengah kini menjadi daerah dengan kontribusi ekspor durian terbesar di Indonesia.
Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat Manor Panggabean, mengatakan keberhasilan ini tercapai seiring dibukanya akses ekspor langsung ke Tiongkok tanpa melalui negara perantara seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia.
Sejak Januari hingga pertengahan April 2026, provinsi ini telah mengekspor 151 kontainer durian dengan volume 4.077 ton dan nilai sekitar Rp377,5 miliar.
Baca juga: Sulawesi Tengah Dominasi Ekspor Durian ke Tiongkok, Harga Petani Naik 20–30 Persen
Jalur ekspor langsung ini memangkas waktu pengiriman dari 40–50 hari menjadi 15–20 hari, sehingga harga yang diterima petani meningkat 20–30 persen.
“Dengan skema pengiriman langsung, uang yang diterima petani bisa berputar lebih cepat di masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Sahat saat meninjau rumah produksi durian di Kelurahan Baiya, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, Rabu (15/4/2026).
Sulawesi Tengah menyumbang sekitar 42 persen dari total nilai ekspor durian nasional pada 2025, menjadikannya provinsi terdepan dalam komoditas hortikultura ini.
Keberhasilan ekspor ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, hingga pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Selain varietas montong yang saat ini mendominasi pasar Tiongkok, Indonesia memiliki lebih dari 100 varietas durian dengan cita rasa beragam.
Baca juga: Kode Redeem FF Free Fire Kamis 16 April 2026, Segera Klaim Sebelum Limit Kuota Terpenuhi
Perwakilan Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (Apdurin), Aditya, menyebut upaya membangun merek internasional durian Indonesia akan membuka peluang bagi varietas lokal lain untuk menembus pasar global.
Dengan pencapaian ekspor yang terus meningkat, Sulawesi Tengah optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai sentra durian nasional sekaligus menjadi motor penggerak ekspor hortikultura Indonesia, meningkatkan pendapatan petani, dan memperluas pengakuan durian Indonesia di pasar internasional.(*)