Real Madrid Kalah, Bayern Munchen ke Semifinal Liga Champions, Arbeloa: Wasit Merusak Pertandingan
Mairi Nandarson April 16, 2026 11:07 AM

 

TRIBUNBATAM.id, MUNICH - Misi Real Madrid membalikkan keadaan setelah kalah 1-2 di leg pertama lawan Bayern Munchen, Rabu (15/4/2026) malam gagal terwujud.

Bayern Munchen justru kembali meraih kemenangan dalam drama 7 gol di Allianz Arena, Munich, Rabu (15/4/2026) malam atau Kamis dinihari WIB.

Pada laga leg 2 perempat final Liga Champions 2025-2026 itu, Bayern Munchen menang dengan skor 4-3 atas Real Madrid yang membawa mereka lolos ke semifinal.

Real Madrid mengawali pertandingan dengan baik dan sudah mencetak gol indah Arda Guler dari jarak jauh saat pertandingan baru dimulai menit ke 1.

Namun, Bayern Munchen juga bereaksi cepat, hanya selang 5 menit, tepatnya menit ke 6, Aleksandar Pavlovic berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Arda Guler kemudian mencetak gol keduanya untuk membawa Real Madrid unggul 1-2, namun gol Harry Kane pada menit ke 38 mengubah skor kembali menjadi imbang 2-2.

Menjelang akhir babak pertama Kylian Mbappe mencetak gol yang membuat Real Madrid kembali unggul 2-3.

Jelang akhir laga setelah Real Madrid bermain dengan 10 pemain setelah Eduardo Camavinga mendapat kartu merah, tim asuhan Vincent Kompany mengubur harapan Real Madrid untuk lanjut ke perpanjang waktu, karena Luis Diaz mencetak gol penyeimbang menjadi skor 3-3 pada menit ke 89.

Hasil imbang sebenarnya sudah cukup bagi Bayern Munchen untuk mengamankan tiket ke semifinal, namun Michael Olise menambah derita Real Madrid pada menit ke 90+4 yang membuat tim asuhan Alvaro Arbeloa kembali mengalami kekalahan.

Bayern Munchen pun lolos ke semifinal dengan keunggulan agregat 6-4 atas Real Madrid dan akan berhadapan dengan PSG di semifinal Liga Champions.

Baca juga: Tak Ada Gol Balasan Liverpool, PSG Melaju Mulus ke Semifinal Liga Champions 2025-2026

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbelo Salahkan Wasit

Manajer Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan komentarnya tentang momen saat Eduardo Camavinga menerima kartu merah. 

Tiga menit setelah kartu merah itu, Diaz mencetak gol untuk membuat skor menjadi 3-3, dan agregat 5-4.

Alvaro Arbeloa mengeluhkan wasit yang memberikan kartu merah kepada Eduardo Camavinga karena tidak mengembalikan bola setelah pelanggaran.

Alvaro Arbeloa mengkritik wasit Slavko Vinic, yang memberikan kartu merah kepada Eduardo Camavinga pada menit ke-86 itu. 

"Pertandingan berakhir dengan kartu merah. Itu tidak bisa dipahami," kata Arbeloa.

"Wasit telah merusak pertandingan. Dia memberinya kartu kuning kedua tanpa mengetahui bahwa dia sudah mendapat satu kartu kuning."

"Anda tidak bisa mengusir pemain karena hal seperti itu; wasit telah merusak pertandingan yang seharusnya menjadi pertandingan yang sangat bagus."

"Pertandingan yang menurut saya sangat indah, yang berlangsung dengan sangat baik, yang berada di level fantastis, dan di situlah pertandingan berakhir."

"Itu adalah pertandingan yang sangat bagus dari para pemain saya; saya bangga dengan tim," katanya.

Kedudukan imbang ketika Camavinga mendapat kartu merah, tetapi Bayern mencetak dua gol di menit-menit akhir untuk menang 4-3 pada malam itu, 6-4 secara agregat, dan memastikan tempat di semifinal melawan juara bertahan Paris Saint-Germain.

Kartu kuning kedua pemain Prancis itu tampaknya diberikan karena menunda dimulainya kembali pertandingan setelah ia melakukan pelanggaran terhadap Harry Kane.

"Sungguh tidak masuk akal bahwa Anda bisa mengusir pemain karena tindakan ini dalam pertandingan seperti ini," kata Arbeloa kepada TNT Sports.

"Kami merasa sangat kesal, sangat marah, sangat kecewa. Ini terasa seperti pertandingan penentu dalam musim kami."

Berjalan melewati wartawan setelah pertandingan, gelandang Real, Jude Bellingham, mengatakan keputusan itu "lelucon", sementara Antonio Rudiger mengatakan "Anda sendiri melihat situasinya -- lebih baik tidak berkomentar".

Luis Diaz, yang mencetak gol tak lama kemudian untuk membawa Bayern unggul secara agregat, mendukung keputusan wasit, dengan mengatakan bahwa Camavinga telah mencegah tuan rumah melancarkan serangan dengan menahan bola.

"Saya pikir wasit benar untuk mengusirnya. Kami ingin mengambil tendangan bebas dengan cepat dan dia tidak melepaskan bola," kata Diaz kepada wartawan.

Kekalahan ini membuat Real Madrid akan mengakhiri musim kedua berturut-turut tanpa trofi utama, dengan tim asuhan Arbeloa tertinggal sembilan poin dari pemimpin klasemen Barcelona dengan tujuh pertandingan tersisa di La Liga.

Baca juga: Atletico Madrid Lolos ke Semifinal Liga Champions 2025-2026, Ini Reaksi Pemain dan Pelatih

Hasil Pertandingan

Bayern Munchen 4-3 Real Madrid  [ Aleksandar Pavlovic 6', Harry Kane 38', Luis Diaz 89'm Michael Olise 90+4' - Arda Guler 1', 29', Kylian Mbappe 42' ]

  • Bayern Munchen lolos ke semifinal dengan keunggulan agregat 6-4

Susunan Pemain

Bayern Munich [4-2-3-1]: 1-Manuel Neuer ; 44-Josip Stanišić [19-Alphonso Davies 46'], 2-Dayot Upamecano, 4-Jonathan Tah, 27-Konrad Laimer; 6-Joshua Kimmich, 45-Aleksandar Pavlović; 17-Michael Olise, 7-Serge Gnabry [10-Jamal Musiala 61'], 14-Luis Díaz; 9-Harry Kane

Pelatih: Vincent Kompany

Real Madrid [4-4-2]: 13-Andriy Lunin ; 23-Ferland Mendy, 22-Antonio Rüdiger, 3-Éder Militão, 12-Trent Alexander-Arnold [45-Thiago Pitarch Pinar 90']; 21-Brahim Díaz [30-Eduardo Camavinga 61'], 15-Arda Güler [30-Franco Mastantuono 90'], 5-Jude Bellingham, 8-Federico Valverde; 7-Vinicius Junior, 10-Kylian Mbappé

Pelatih: Alvaro Arbeloa

[ tribunbatam.id/son ]

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.