191 Tewas Selama 4 Hari Perayaan Festival Air ‘Songkran’di Thailand, 911 Orang Terluka
SERAMBINEWS.COM - Perayaan festival air Songkran di Thailand tahun 2026 kembali memakan korban jiwa dalam jumlah besar.
Dalam kurun empat hari perayaan Songkran, total 191 orang dilaporkan tewas akibat kecelakaan lalu lintas, sementara 911 lainnya mengalami luka-luka.
Data dari Pusat Komando Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Thailand 2025 mencatat, sepanjang 10–14 April 2025 terjadi 951 kecelakaan di berbagai wilayah.
Ibu kota Bangkok menjadi daerah dengan jumlah korban jiwa tertinggi.
Pada 14 April saja, tercatat 192 kecelakaan yang menyebabkan 202 orang terluka dan 30 orang meninggal dunia.
Mayor Jenderal Rutthaphon Naowarat menyebutkan, faktor utama kecelakaan masih didominasi oleh kecepatan tinggi dan mengemudi dalam kondisi mabuk.
Sepeda motor menjadi jenis kendaraan yang paling sering terlibat dalam insiden tersebut.
Dari sisi demografi, kelompok usia 20–29 tahun dan 30–39 tahun menjadi yang paling rentan, masing-masing menyumbang 17,82 persen dari total korban jiwa.
Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan Thailand, Phadoongsak Sarujikamjornwattana, menegaskan bahwa pemerintah terus memperketat pengawasan selama festival Songkran berlangsung.
Selain memastikan keamanan kegiatan lempar air, otoritas juga memperkuat penegakan aturan, termasuk larangan penjualan alkohol kepada anak di bawah umur.
Menurut The Nation, pada tanggal 15 April 2026 yang merupakan hari terakhir festival Songkran, ketika banyak orang mulai kembali ke Bangkok dan kota-kota besar lainnya, volume lalu lintas di banyak rute diperkirakan akan tetap tinggi, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Pihak berwenang telah diminta untuk berkoordinasi antara polisi, militer, pejabat pemerintah daerah, relawan, dan lembaga terkait dalam mengelola lalu lintas dan memfasilitasi perjalanan masyarakat.
Banyak langkah pemeriksaan keselamatan juga telah diperketat.
Langkah pengawasan juga diperketat melalui pemeriksaan kendaraan dan pengemudi di berbagai titik.
Setiap pengemudi diwajibkan memiliki surat izin mengemudi yang sah, bebas alkohol, serta mematuhi batas waktu berkendara.
Di sisi lain, faktor cuaca turut menjadi perhatian. Pusat prakiraan cuaca setempat memperingatkan adanya suhu panas hingga sangat panas di sejumlah wilayah, disertai potensi badai petir di kawasan Timur Laut, Timur, dan Selatan Thailand.
Masyarakat diimbau menghindari aktivitas luar ruangan dalam waktu lama.
Sebagai informasi, Songkran merupakan perayaan Tahun Baru tradisional Thailand berdasarkan kalender Buddha.
Festival ini tidak hanya menjadi simbol penyucian diri dan awal baru, tetapi juga magnet wisata global, dengan ribuan wisatawan memadati Bangkok dan berbagai destinasi lainnya untuk ikut serta dalam tradisi lempar air yang meriah.
(Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Bergabunglah Bersama Kami di Saluran WhatsApp SERAMBINEWS.COM