Baru Sepekan Menjabat, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap Kejagung RI
Abd Rahman April 16, 2026 02:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM – Baru enam hari menjabat sebagai Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto harus berurusan dengan hukum.

Ia ditangkap oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah sebelumnya dilantik Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).

Langkah Hery memimpin lembaga negara itu pun terhenti dalam waktu singkat.

Dalam sejumlah rekaman yang beredar, Hery terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda dengan tangan terborgol.

Baca juga: Kronologi Pelajar Tewas Kecelakaan di Jl Marthadinata Mamuju, Tabrakan dengan Mobil Teknisi AC

Baca juga: Profil Abdi Latif, Pemuda di Balik Layar Pelestarian Wastra dan Ekosistem Kreatif Sulbar

Wajahnya tampak tegang saat digiring penyidik Kejagung.

Ia terlihat keluar dari gedung sekitar pukul 11.19 WIB, tanpa memberikan keterangan kepada awak media.

Hery kemudian langsung dimasukkan ke dalam mobil tahanan berwarna hijau dan dibawa menuju lokasi penahanan.

Diduga Terkait Kasus Tambang

Hingga kini, pihak Kejagung belum memberikan penjelasan resmi terkait perkara yang menjerat Hery.

Namun, informasi yang beredar menyebutkan, ia diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi di sektor pertambangan.

Hery disebut memberikan rekomendasi yang melawan hukum dalam perkara tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena terjadi tak lama setelah pelantikannya sebagai Ketua Ombudsman RI.

Baru Dilantik, Kini Jadi Tahanan

Hery Susanto resmi dilantik menggantikan Mokhammad Najih.

Namun, hanya dalam hitungan hari, ia harus mengenakan rompi tahanan dan menjalani proses hukum di Kejaksaan Agung.

Saat ini, Hery diketahui berada di Gedung Bundar Kejagung, yang menjadi pusat penyidikan tindak pidana khusus.

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai barang bukti maupun waktu pasti penangkapannya.

Sepak Terjang Hery Susanto

Hery Susanto lahir di Cirebon, Jawa Barat, 9 April 1975.

Ia menempuh pendidikan S1 Budidaya Perikanan di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, dan melanjutkan S2 Lingkungan Hidup di Universitas Indonesia.

Kariernya dimulai dari dunia aktivis melalui Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Ia juga pernah menjabat Direktur Eksekutif KomunaL selama dua periode (2004–2009 dan 2009–2014).

Selain itu, Hery pernah menjadi Ketua Umum Kornas MP BPJS periode 2016–2021, serta Tenaga Ahli Anggota DPR RI Komisi IX periode 2014–2019.

Di Ombudsman RI, ia menjabat sebagai anggota periode 2021–2026 setelah dilantik Presiden Joko Widodo.

Pada 2026, ia terpilih sebagai Ketua Ombudsman RI untuk periode 2026–2031.

Namun kini, perjalanan kariernya tersandung kasus hukum yang tengah diusut Kejaksaan Agung.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.