BANGKAPOS.COM -- Inilah alasan Sri Wulansih, ibunda dari Julia Perez meminta bantuan Raffi Ahmad untuk menjual apartemen peninggalan sang putri.
Permintaan tersebut ia tujukan kepada suami Nagita Slavina, yang kemudian ramai diperbincangkan publik dan memicu berbagai reaksi.
Menjawab kehebohan yang muncul, Sri Wulansih akhirnya memberikan penjelasan. Ia menegaskan bahwa langkah yang diambilnya memiliki alasan yang kuat dan bukan keputusan mendadak.
Baca juga: Harga HP Samsung S25 Ultra 5G Terbaru April 2026 dan Spesifikasinya
Menurutnya, Raffi Ahmad bukan sosok asing dalam kehidupan almarhumah Jupe. Ada hubungan dekat serta kenangan tersendiri yang membuat dirinya teringat kepada Raffi saat membutuhkan bantuan.
Tak hanya itu, Sri juga mengungkap bahwa ia masih memegang pesan penting dari Jupe semasa hidup. Pesan tersebut menjadi salah satu dasar dirinya memilih Raffi untuk membantu urusan apartemen tersebut.
Di balik keputusan yang sempat menimbulkan tanda tanya, ternyata tersimpan alasan pribadi yang cukup mendalam dan tidak banyak diketahui publik.
"Kenapa Mama ngomong Raffi Ahmad, sebenarnya semuanya baik, teman-teman almarhumah tuh semuanya baik," katanya di akun Instagram @haikalsanad.
Sri kemudian menceritakan kembali pesan yang disampaikan Jupe saat berada di rumah sakit.
"Tapi yang mama selalu ingat tuh pesannya si Jupe waktu itu di rumah sakit 'Mama kalau ada apa-apa, hubungi Aa Raffi Ahmad aja', jadi mama keingat," ujarnya.
Ia juga mengenang kebaikan Raffi yang hingga kini masih menjalin komunikasi dengannya. Bahkan, Raffi disebut pernah menghubunginya secara tiba-tiba di momen tertentu.
"Dan kemarin tuh kalau gak salah tanggal 17 Agustus kemarin Raffi tiba-tiba 'Mama sehat ya Ma, Mama Raffi mau kasih uang jajan buat Mama'. Alhamdulillah ya Allah Raffi masih ingat mama," tuturnya.
"17 Agustus kemarin kalau nggak salah tiba-tiba dia nelfon Mama, dia bilang 'Raffi mau kasih uang jajan buat Mama'. Raffi kayak tahu perasaan Mama, apa yang Mama perlu pada saat itu," lanjutnya.
Bantuan tersebut ternyata dimanfaatkan untuk kebutuhan penting. Sri mengaku saat itu sedang membutuhkan biaya untuk memperbaiki mushola peninggalan Jupe di Serang.
"Padahal (saat itu) Mama lagi perlu betulin mushola si Almarhum yang di Serang. Jadi Alhamdulillah Raffi ngasih uang Mama, uang itu Mama gunain untuk betulin musholanya Almarhum ya," ungkapnya.
Selain faktor emosional, keputusan menjual apartemen juga dipengaruhi kondisi ekonomi. Properti tersebut sudah lama tidak digunakan sejak Jupe meninggal dunia.
"Jadi mama mau jual apartemen dan apartemen itu pun juga udah semenjak dia (Jupe) meninggal kan 8 tahun, jadi kan belum diisi dan itu pun jadi gak bisa diapa-apain," jelasnya.
Ia juga mengaku tidak memiliki penghasilan tetap, sementara biaya perawatan apartemen terus berjalan.
"Mama nggak ada pemasukan, dan apartemen itu tiap 3 bulan sekali harus kita bayar APL, 2 unit aja 6 juta. Mama uang dari mana, mama keberatan," ucapnya.
Dengan kondisi tersebut, Sri berusaha mencari solusi untuk meringankan beban keuangan, salah satunya dengan meminta bantuan Raffi Ahmad.
Ia pun menyampaikan harapannya secara terbuka terkait pengelolaan dua unit apartemen tersebut serta perbaikan mushola peninggalan Jupe.
"Kalau bisa, Raffi tolong mama bayarin yang satu. Yang satu ini untuk keperluan betulin rumah singgah, betulin mushola."
"Dan Mama untuk ngisi yang sebaliknya itu, jadi Mama ada tanggungan. Jadi mama punya uang bulanan, mau sewain," pungkasnya.
(Tribunnewsmaker.com/Grid.id/Bangkapos.com)