Bus Sekolah Bermuatan Puluhan Siswa Masuk Semak di Kersik Putih Tanahbumbu, Begini Kondisi Penumpang
Irfani Rahman April 16, 2026 05:47 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Suasana kepanikan luar biasa menyelimuti para siswa sekolah di Desa Kersik Putih, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan Kamis (16/4/2026). 

Sebuah bus sekolah yang mengangkut puluhan pelajar SD dan SMP meluncur masuk ke semak-semak setelah sang sopir melakukan aksi banting setir demi menghindari kecelakaan yang lebih fatal.

Insiden ini terjadi tepat di jalur turunan Desa Kersik Putih jalan Ahmad Yani, saat bus sedang melaju dari arah Pagatan menuju Batulicin untuk mengantar pulang para siswa.

Dugaan kuat menyebutkan bahwa armada jemputan tersebut mengalami rem blong, sehingga sopir mengambil keputusan cepat melarikan bus ke area terbuka di pinggir jalan.

Begitu bus berhenti di tengah semak, puluhan siswa yang panik dan ketakutan langsung berebut keluar dari dalam angkutan.

Baca juga: Soal Pembayaran Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Asli, Dirlantas Polda Kalsel Buka Suara

Baca juga: BREAKING NEWS- Warga Antasan Kecil Barat Banjarmasin Geger, Temukan Dugaan Mortir di Dalam Rumah

 Mereka berusaha menjauh dari badan bus untuk mencari tempat yang lebih aman dalam kondisi syok berat akibat guncangan dan kepanikan yang terjadi begitu cepat.

Beruntung, asopir yang memilih jalur semak-semak ini tidak memakan korban jiwa. Ketua RT setempat, Norhalimah, yang berada di lokasi kejadian menyampaikan rasa syukur yang mendalam karena seluruh penumpang dan awak bus berhasil selamat dari maut.

“Alhamdulillah semua selamat, anak-anak selamat, sopir selamat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkap Norhalimah dengan nada lega saat ditemui di lokasi kejadian.

Koordinator Pendidikan YPPI Ar-Rasyid, Hairuddin, mengonfirmasi bahwa bus tersebut memang berisi gabungan siswa SMP dan SD.

Ia menyebutkan sebuah kebetulan yang disyukuri karena jumlah siswa di dalam bus tidak sebanyak hari biasanya akibat sebagian pelajar sedang diliburkan karena adanya kegiatan lomba di sekolah.

Meski tidak ada luka fisik yang serius, peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi pihak yayasan terkait kelayakan armada sekolah.

Hairuddin mengakui bahwa bus tersebut sebelumnya memang sudah menunjukkan tanda-tanda bermasalah dan beberapa kali mengalami mogok sebelum akhirnya mengalami kegagalan rem.

“Saya nanti secara pribadi juga akan meminta untuk bus ini agar tidak beroperasi lagi. Bus ini memang sebelumnya sempat beberapa kali mogok, namun kemudian diperbaiki lagi dan beroperasi kembali,” ujar Hairuddin kepada Banjarmasinpost.

Pihak yayasan kini memberikan perhatian khusus terhadap insiden ini dan berencana untuk memensiunkan bus tersebut secara permanen.

Langkah tegas ini diambil untuk menjamin keamanan para siswa agar trauma serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Sementara itu pihak Satlantas Polres Tanah Bumbu juga berada di lokasi melakukan tindakan.

Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.