Masih Ingat Jeniaty Camat Rantepao? Mundur di Era Ombas, Kembali di Masa Dedy
Imam Wahyudi April 16, 2026 07:47 PM

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Pelaksana tugas (Plt) Camat Rantepao, Jeniaty Rike Ekawaty, mengakui adanya perbedaan kewenangan antara saat menjabat sebagai camat definitif dan saat ini sebagai pelaksana tugas.

Menurutnya, sebagai camat definitif, ruang gerak dalam mengambil kebijakan lebih luas.

Sementara sebagai Plt, kewenangan yang dimiliki terbatas sehingga setiap keputusan, terutama yang bersifat strategis, harus melalui pertimbangan lebih matang.

“Kalau Plt, kewenangannya memang terbatas. Jadi dalam mengambil keputusan kita harus lebih berhati-hati. Beda dengan definitif yang lebih leluasa menjalankan program,” ujarnya, saat bincang-bincang dengan Tribun Toraja di Kantor Kecamatan Rantepao, Kamis (16/4/2026).

Meski demikian, ia menegaskan tetap berkomitmen menjalankan tugas secara maksimal.

Saat ini, fokus utamanya diarahkan pada penanganan lingkungan, khususnya pasca kejadian bencana seperti pohon tumbang serta menjaga kebersihan kota.

“Ini prioritas kami, apalagi Rantepao merupakan pusat kota Toraja Utara,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, upaya pemerintah tidak akan maksimal tanpa dukungan warga.

“Bukan hanya pemerintah, masyarakat juga harus terlibat. Kalau ada kerja sama yang baik, lingkungan kita bisa lebih terjaga,” tambahnya.

Jeniaty menyatakan tetap optimistis dapat menjalankan tugas dengan baik, meskipun kewenangan yang dimiliki terbatas sebagai Plt.

Ia juga menyatakan siap jika kembali dipercaya menjabat sebagai camat definitif.

Viral 2023

Nama Jeniaty Rike Ekawaty sebelumnya sempat menjadi perhatian publik pada akhir 2023 lalu, setelah mengundurkan diri dari jabatan Camat Rantepao.

Pengunduran dirinya terjadi setelah insiden dalam apel gabungan di Lapangan Bakti Rantepao, Senin (11/12/2023), yang diduga berkaitan dengan teguran dari Bupati Toraja Utara saat itu, Yohanis Bassang.

Dalam peristiwa tersebut, Jeniaty disebut mendatangi podium untuk memberikan penjelasan terkait program penjualan payung untuk pendanaan kegiatan Natal pemerintah daerah.

Namun, terjadi kesalahpahaman yang kemudian memicu ketegangan.

Yohanis Bassang yang akrab disapa Ombas bahkan meminta Jeni turun dari panggung.

Dua hari kemudian, pada 13 Desember 2023, Jeniaty resmi mengajukan surat pengunduran diri dengan alasan sudah tidak nyaman menjalankan tugas.

Usai mundur, ia kemudian dipindahkan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Toraja Utara.

Jeniaty memulai karier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, dan sempat menduduki sejumlah jabatan strategis sebelum akhirnya kembali ke Toraja Utara.

Ia dilantik sebagai Camat Rantepao pada 15 November 2022 oleh Bupati Yohanis Bassang.

Dalam perkembangan politik daerah, pasangan Yohanis Bassang dan Frederik Victor Palimbong yang memimpin periode 2019–2024 kemudian berkompetisi pada Pilkada 2025.

Frederik Victor Palimbong keluar sebagai pemenang dan kini menjabat Bupati Toraja Utara.

Di bawah kepemimpinan Dedy, sapaan Frederik Victor Palimbong, Jeniaty kembali dipercaya mengisi jabatan sebagai Plt Camat Rantepao.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.