Laporan Wartawan Tribungayo Alga Mahate Ara|Aceh Tengah
Maharadi menyatakan bahwa pencantuman namanya dalam susunan kepengurusan tersebut kemungkinan terjadi karena kekeliruan, sebab dirinya tidak pernah dimintai persetujuan sebelumnya.
“Saya tidak pernah dimintai persetujuan terkait posisi tersebut,” ujarnya kepada Tribungayo.com di Takengon, Kamis (16/4/2026).
Ia menegaskan, saat ini dirinya tengah menjalankan tugas sebagai Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Tengah, sehingga harus menjaga independensi dan tidak dapat merangkap jabatan di organisasi lain.
“Saya berterima kasih atas kepercayaan itu, namun karena kondisi dan aturan yang ada, saya tidak bisa merangkap jabatan,” tambahnya.
Maharadi juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan pihak terkait agar namanya dapat segera diperbaiki atau dicabut dari susunan kepengurusan tersebut.
Di sisi lain, Syukur Kobat turut memberikan penjelasan terkait informasi yang beredar.
Ia meluruskan bahwa hingga saat ini kepengurusan alumni IMAGA belum terbentuk secara resmi.
Menurutnya, susunan nama yang sempat beredar tersebut sebenarnya merujuk pada kepanitiaan kegiatan peringatan hari ulang tahun salah satu pendiri IMAGA yang akan digelar dalam waktu dekat, bukan kepengurusan alumni.
“Kepengurusan alumni IMAGA sampai saat ini belum terbentuk,” jelasnya.
Sebelumnya, dalam kegiatan halal bihalal alumni IMAGA yang digelar di Takengon, sempat beredar susunan kepengurusan baru yang mencantumkan sejumlah nama, termasuk Maharadi sebagai sekretaris.
Maharadi berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat serta menghindari kesalahpahaman ke depan. (*)
Baca juga: Alumni IMAGA Bentuk Kepengurusan Baru, Sukur Kobat Terpilih Sebagai Ketua