Indonesia Dapat Pasokan Minyak Mentah dari Rusia, Bahlil Lahadalia Pastikan Minyak Aman
Arifah Nur Shufiyatin April 16, 2026 09:11 PM



"Alhamdulillah kemarin atas arahan Bapak Presiden sudah saya bertemu dengan Menteri ESDM dan utusan khusus daripada Presiden Putin dan kabarnya Alhamdulillah cukup menggembirakan bahwa kita akan mendapat pasokan crude dari Rusia," ujar Bahlil.

Langkah ini diambil pemerintah untuk menutupi celah antara konsumsi BBM nasional dengan kapasitas produksi minyak dalam negeri.

Saat ini, konsumsi BBM Indonesia mencapai 1,6 juta barel per hari, sementara produksi atau lifting hanya berada di kisaran 600 ribu hingga 610 ribu barel per hari.

Bahlil menyatakan bahwa diversifikasi sumber energi merupakan strategi vital di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Dijelaskannya, pemerintah memilih untuk mengambil opsi yang paling menguntungkan bagi kepentingan nasional tanpa meninggalkan kerja sama dengan negara lain.

"Kita masih impor kurang lebih sekitar 1 juta barel per day. Di tengah kondisi global yang seperti ini, kita harus mampu mencari cadangan-cadangan minyak dari berbagai sumber, tidak hanya dari satu negara tapi di hampir semua negara," tuturnya.

Selain pasokan minyak mentah, Rusia juga menyatakan kesiapannya untuk berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur energi di Indonesia.

Hal ini mencakup pembangunan kilang minyak serta fasilitas penyimpanan atau storage untuk memperkuat ketahanan energi jangka panjang.

Bahlil memastikan bahwa pasokan minyak mentah untuk sisa tahun ini berada dalam posisi aman.

# Indonesia # Pasokan # Minyak Mentah # Rusia # Bahlil Lahadalia # 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.