Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Deklarasi perihal SPMB digelar di aula SMPN 2 Ponorogo, Jalan Basuk Rahmat, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jatim.
Dalam deklarasi tersebut, kepala sekolah se Bumi Reog wajib tidak diskriminasi terhadap seluruh calon siswa. Dan memberikan informasi yang sama.
“Kami seluruh pihak penyelenggara, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), jemajng Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, dan Sekolah Manengah Pertama, di Kabupaten Panarogo lahun ajaran 2026/2027, menyatakan dan berkomitmen, akan bersama-sara untuk : MELAKSANAKAN PROSES SELEKSI PENERIMAAN MURID BARU. SECARA OBYEKTIF, TRANSPARAN, AKUNTABEL BERKEADILAN, DAN TANPA DISKRIMINASI,” ungkap seluruh Kepala Sekolah.
Baca juga: Misteri Janin di Bawah Ranjang di Ponorogo Mulai Terjawab seusai Ibu Masuk Rumah Sakit
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menekankan bahwa seluruh sekolah harus berbenah.
“Intinya deklarasi ini mengubah semuanya lebih baik. Jangan sampai ada laporan yang tidak sesuai,” ungkapnya, Kamis (16/4/2026).
Dia mengatakan bahwa melalui deklarasi tersebut, pemerintah kabupaten Ponorogo menegaskan bahwa setiap calon peserta didik memiliki hak yang sama untuk mengikuti proses penerimaan, dengan jaminan keterbukaan informasi bagi masyarakat dan orang tua siswa.
“Yang jelas tidak boleh dibeda-bedakan siapapun itu. Seluruhnya harus dilayani dengan baik,” ujar Bunda Lisdyarita—sapaan akrab—Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Ponorogo, Nurhadi Hanuri menyatakan bahwa deklarasi diharapkan memberikan informasi terbuka kepada seluruh masyarakat.
Baca juga: Polisi Masih Dalami Temuan Janin di Bawah Ranjang Perempuan Ponorogo: Mengugurkan atau Bagaimana
“Baik orang tua murid maupun masyarakat secara stakeholder, dan supaya pelaksanaan SPMB itu betul-betul objektif transparan, akuntabilitas, dan juga tidak ada diskriminasi apapun juga,” tekanannya,
Sehingga, jelas dia, siapapun punya hak yang sama yang sama untuk mengikuti SPMB. “Pun ketika ada yang meminta informasi juga harus diberikan,” pungkasnya.