Ngeri Siswa Bawa 5 Senpi Tembaki Orang-orang di Sekolah Turki
GH News April 16, 2026 10:09 PM
Jakarta -

Penembakan massal terjadi di sebuah sekolah di Turki. Aksi ngeri ini dilakukan remaja berusia 14 tahun dan menewaskan sembilan orang.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/4) kemarin. Pelaku menenteng lima pucuk senjata api sekaligus saat melepaskan tembakan di sekolah di Kahramanmaras.

Aksi pelaku terekam kamera dan viral di media sosial. Pelaku menenteng senjata api menuju lorong sekolah dan langsung menembaki sejumlah orang di depannya.

Salah satu korban langsung terkapar di lorong sekolah. Para siswa berlarian untuk menyelamatkan diri.

9 Orang Tewas dan 13 Luka

Sebanyak 13 orang mengalami luka-luka dalam penembakan yang memicu kekacauan tersebut. Para siswa terpaksa melompat keluar jendela untuk menyelamatkan diri.

Penembakan massal yang terjadi di Provinsi Kahramanmaras tersebut, seperti dilansir AFP, Kamis (16/4/2026), merupakan insiden kedua di Turki dalam dua hari terakhir yang cukup mengejutkan karena penembakan di sekolah tergolong jarang terjadi di negara tersebut.

Menteri Dalam Negeri Turki, Mustafa Ciftci, mengonfirmasi sembilan kematian dalam penembakan massal itu, dengan 13 orang lainnya mengalami luka-luka. Enam korban luka disebut dalam perawatan intensif di rumah sakit, dengan tiga orang di antaranya dalam kondisi kritis.

Ciftci menggambarkan pelaku penembakan sebagai "siswa kelas 8 yang berusia 14 tahun".

"Seorang siswa datang ke sekolah dengan senjata api yang kami yakini milik ayahnya di dalam ranselnya. Dia memasuki dua ruang kelas dan melepaskan tembakan secara acak, menyebabkan luka-luka dan kematian," kata Gubernur Provinsi Kahramanmaras, Mukerrem Unluer, kepada wartawan.

Pelaku Adalah Anak dari Mantan Pejabat Polisi

Unluer menyebut pelaku penembakan merupakan putra seorang mantan pejabat kepolisian. Dia mengatakan pelaku membawa lima pucuk senjata api dan tujuh magasin ke sekolah.

Kepolisian Turki, menurut laporan kantor berita Anadolu Agency, telah menahan ayah dari pelaku, Ugur Mersinli, dan ibunda pelaku. Rekaman video dramatis yang direkam oleh seorang warga di gedung dekat sekolah dan telah diverifikasi oleh AFP, menunjukkan para siswa melompat keluar dari jendela lantai pertama di sekolah tersebut untuk menghindari tembakan.

Puluhan siswa lainnya melarikan diri melalui halaman sekolah. Sekitar 15 tembakan terdengar dalam video berdurasi 1,5 menit tersebut.

Pelaku Bunuh Diri

Pelaku dilaporkan tewas setelah menembak dirinya sendiri usai mendalangi serangan mematikan tersebut. Pelaku, yang tidak disebut identitasnya, tewas selama insiden itu terjadi.

"Dia menembak dirinya sendiri. Belum jelas apakah ini bunuh diri atau terjadi di tengah kekacauan," sebutnya.

Motif penembakan massal belum diketahui. Menteri Kehakiman Turki, Akin Gurlek, mengatakan jaksa segera melakukan penyelidikan terhadap penembakan massal di sekolah tersebut.

Erdogan Bilang Serangan Tragis

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan prihatin atas penembakan massal di sekolah. Dia menilai kasus ini serangan tragis.

"Dalam serangan tragis ini, sayangnya kita kehilangan anak-anak muda kita yang cerdas dan seorang pendidik yang berdedikasi," kata Erdogan dalam pernyataannya.

Keterangan kepolisian setempat menyebutkan remaja pelaku penembakan itu sempat merujuk pada pembunuh massal Amerika Serikat (AS), Elliot Rodger, dalam foto pada profil WhatsApp-nya. Rodger membunuh enam orang kemudian bunuh diri di California pada tahun 2014.

Penembakan mematikan di Kahramanmaras ini terjadi setelah insiden serupa terjadi di sebuah sekolah menengah di distrik Siverek, Provinsi Sanliurfa, pada Selasa (14/4). Seorang mantan siswa sekolah itu melepas tembakan dengan senapan di sekolah lamanya hingga melukai 16 orang, kemudian bunuh diri saat terlibat baku tembak dengan polisi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.