TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Nama Katy Perry mendadak jadi sorotan usai dirinya dilaporkan atas kasus pelecehan seksual.
Katy sempat menjadi perhatian usai dirinya hadir sebagai penonton dalam konser Coachella 2026.
Ia menyaksikan penyanyi Justin Bieber tampil.
Dirinya mewarnai FYP publik bahkan di Indonesia.
Namun terbaru, ia dikabarkan dilaporkan oleh mantan pemeran Batwoman, Ruby Rose.
Ia mengaku menjadi korban atas tindakan pelecehan yang diduga dilakukan Katy Perry.
Insiden yang terjadi pada tahun 2010 tersebut, baru diungkap oleh Ruby.
Menurutnya hal tersebut membawa trauma sepanjang hidupnya saat ini.
Baca juga: Viral Lagu Anyone - Justin Bieber, Diciptakan untuk Sang Istri Hailey Baldwin: Tak Tergantikan
Lantas seperti apa laporan tersebut?
Ruby Rose melaporkan Katy Perry ke polisi.
Ia menyebut bahwa Katy telah melakukan pelecehan terhadapnya.
Kabar itu mencuat setelah Ruby Rose, aktris mantan pemeran Batwoman mengunggah pernyataannya di Threads.
Ia tak segan-segan menyebut nama Katy pada unggahannya.
Saat peristiwa itu terjadi, Ruby sedang berusia 20an.
Tepatnya pada tahun 2010 lalu.
Saat itu, Ruby baru berusia awal 20an.
Ia dan Katy berada di sebuah klub malam di Melbourne, Australia.
Menurut Ruby, ia mengalami hal tak pantas saat itu. Kejadian itu pun berdampak secara emosional dengan dirinya.
"Katy melecehkan saya di klub malam Spice Market di Melbourne," jelasnya.
Ruby mengaku dirinya sempat merasa tak mampu mengungkapkan peristiwa itu secara terbuka. Setelah pernyataan itu, polisi pun kini mulai menginvestigasi kasus tersebut.
Melansir The Guardian, polisi Victoria menjelaskan bahwa kasus itu tengah diinvestigasi oleh tim khusus.
"Tim investigasi kekerasan anak dan kekerasan seksual Melbourne sedang menginvestigasi kasus kekerasan seksual di Melbourne pada tahun 2010 lalu," jelas kepolisian Victoria.
Sementara itu, pihak Katy Perry membantah tuduhan tersebut. Menurut mereka, Ruby Rose berbohong dan membuat tuduhan palsu.
"Tuduhan yang tersebar di media sosial dari Ruby Rose tentang Katy Perry tidak hanya bohong namun itu adalah kebohongan yang sangat ceroboh dan berbahaya. Nona Rose juga memiliki riwayat membuat tudingan publik di sosial media terhadap beberapa individu yang akhirnya disangkal pihak-pihak terkait," jelas perwakilan dari pihak Katy Perry.
Sementara itu, Ruby Rose kembali angkat bicara pada Selasa (14/4/2026). Ia mengatakan bahwa ia sudah menyelesaikan laporannya.
"Update terakhir: Siang ini, aku sudah menyelesaikan laporanku. Ini berarti aku tidak bisa lagi memberikan komentar, repost atau mengungkapkan kasus ini lebih jauh secara terbuka. Ini adalah standar dari polisi dan ini sangat melegakan bagiku. Aku bisa memulai penyembuhan mentalku dan kembali menjalani hidup," jelasnya di Threads.
Sebelumnya, diketahui bahwa Katy Perry dan Ruby Rose dikabarkan dekat dan menghabiskan waktu bersama pada malam tanggal 6 Agustus 2010 di Melbourne.
Saat itu, Katy Perry sedang mengisi sebuah acara SMA di Grand Hyatt, lokasi di mana klub malam Spice Market berada.
Di lokasi itulah, Ruby diduga mengalami pelecehan seksual. (*)
(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)(Grid.id)