Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengonfirmasi belum menerima kepastian terkait bidding tuan rumah Piala Asia 2031 dan 2035.
Sebelumnya AFC menghentikan proses bidding penyelenggaraan turnamen antarnegara se-Asia tersebut karena instruksi dari FIFA yang tidak mengizinkan pelaksanaan turnamen dilakukan di tahun ganjil namun di tahun genap.
"Piala Asia, kemarin kan sempat ada undangan ke Kuala Lumpur buat bidding tapi terus ditunda karena sepertinya ada kalender tambahan di AFC yang Nation League, nah itu. Jadi saya belum dapat kepastian lanjutan kapan bidding proses berikutnya dibuka lagi," ujar Erick Thohir kepada pewarta, Kamis.
Indonesia sebelumnya menjadi salah satu kandidat yang mencalonkan diri untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2031.
Selain Indonesia terdapat sejumlah negara yang telah masuk dalam daftar tuan rumah yang mencalonkan diri ke AFC seperti Australia, India, Korea Selatan, Kuwait, serta tuan rumah gabungan Krygyzstan, Tajikistan, dan Uzbekistan.
Namun karena instruksi FIFA, AFC saat ini masih meninjau secara lengkap dampak yang terjadi akibat perubahan kalender tersebut apabila nantinya memang ditekankan penyelenggaraan di tahun genap.
Oleh sebab itu hingga kini AFC masih menghentikan proses bidding tuan rumah Piala Asia 2031 dan Piala Asia 2035 agar prosesnya lebih terstruktur.





