BREAKING NEWS: Konsumen Geruduk Kantor Balikpapan Regency, Tagih Janji ke Developer
Budi Susilo April 16, 2026 11:08 PM

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Suasana di Kantor Pemasaran Balikpapan Regency, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur mendadak ramai digeruduk konsumen pada Kamis (16/4/2026) sore.

Aksi ini menjadi puncak kekecewaan para konsumen yang selama ini hanya diberikan janji tanpa aksi nyata.

Hal ini disampaikan oleh satu di antara konsumen Balikpapan Regency, Igan Jaya saat ditemui TribunKaltim.co di lokasi aksi. 

Pantauan TribunKaltim.co, mereka datang untuk menuntut kejelasan pembangunan rumah yang tak kunjung terealisasi meski telah dibayar lunas sejak beberapa tahun lalu. 

Baca juga: Pemeriksaan Pembangunan Sekolah Terpadu di Balikpapan Regency, Irfan Taufik akan Opname Proyek

Bahkan, beberapa di antaranya mengaku rutin mendatangi kantor pemasaran selama satu tahun terakhir untuk mengawal perkembangan proyek, namun hasilnya nihil.

Salah satu konsumen, Igan Jaya, mengakui dirinya telah melakukan pembayaran unit secara lunas. Namun, rumah yang dijanjikan tak kunjung berdiri.

“Saya bayar cash keras, tapi sekarang belum terlihat ada pengerjaan pembangunan, baru sampai fondasi,” ujarnya, kepada TribunKaltim.co.

Persoalan lain turut ditemukan, termasuk pembeli dengan skema kredit mulai dari proses KPR, hingga proses dokumen Akta Jual Beli (AJB) yang belum tuntas.

“Yang masuk grup itu baru sekitar 55 orang. Belum lagi persoalan KPR dan AJB juga banyak yang mandek,” imbuhnya.

Baca juga: Pembangunan SMP Terpadu di Balikpapan Regency Hampir Rampung, Mulai Terima Siswa Baru Tahun Ini

Igan menilai, pertemuan demi pertemuan yang telah dilakukan sejauh ini belum membuahkan solusi konkret.

Tidak adanya kepastian pembangunan membuat konsumen semakin resah, terutama bagi mereka yang telah melunasi pembayaran unit.

“Coba bayangkan, masa uang sudah masuk Rp400 juta tapi belum dibangun, kan penipuan ini namanya,” tandasnya.

Meminta Pengembalian Dana

Dalam tuntutannya, konsumen meminta pihak developer Balikpapan Regency segera menentukan sikap. 

Jika pembangunan tetap dilanjutkan, mereka mendesak agar pengerjaan dilakukan sesuai perjanjian awal.

Namun, jika proyek tidak dapat direalisasikan, developer diminta mengembalikan dana pembelian secara penuh tanpa potongan.

“Kami masih diskusi dengan pihak manajemen. Kalaupun nanti developer Regency tetap nggak bisa action dan merealisasikan," bebernya.

"Kita minta uang kembali tanpa ada potongan,” pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.