Setelah Pantai Garut, KIni Pesisir Cirebon Digegerkan Mayat Misterius Tanpa Busana di Bibir Laut
Kemal Setia Permana April 16, 2026 11:11 PM

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Pesisir Kabupaten Cirebon digegerkan sesosok mayat misterius tanpa busana yang ditemukan tergeletak di bibir laut Desa Muara, Kecamatan Suranenggala, Kamis (16/4/2026) pagi.

Penemuan yang terjadi sekitar pukul 07.30 itu sontak membuat warga sekitar panik.

Mayat laki-laki tanpa identitas tersebut ditemukan dalam kondisi terlentang di area pesisir.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Kadina, petambak asal Blok Muara Wetan, Desa Muara.

Saat itu, ia tengah beraktivitas di tambak sebelum mencium bau menyengat yang tidak biasa.

Merasa curiga, Kadina kemudian menelusuri sumber bau tersebut hingga akhirnya menemukan sesosok tubuh pria yang sudah tak bernyawa di bibir laut. 

Baca juga: Lansia Ditemukan Mengambang di Perairan Laut Garut dalam Kondisi tak Bernyawa.

Temuan itu pun langsung dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Kapolsek Kapetakan, AKP Rudiana, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari warga.

“Kami menerima laporan dari perangkat desa, kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan awal sekaligus mengamankan area sebelum dilakukan penanganan lebih lanjut oleh tim identifikasi dari Polres Cirebon Kota,” ujar Rudiana, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/4/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, penemuan mayat bermula dari bau menyengat yang diduga berasal dari bangkai.

Setelah ditelusuri, sumber bau tersebut ternyata berasal dari tubuh seorang laki-laki yang ditemukan dalam posisi terlentang di bibir laut.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan langkah awal dengan mengamankan area penemuan, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Cirebon Kota.

Sekitar pukul 11.30, Tim Inafis tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengidentifikasi kondisi jenazah serta mencari petunjuk awal terkait identitas korban maupun penyebab kematian.

Baca juga: Direktorat PPA Polda Jabar Pastikan Selidiki Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Unpad

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 45 tahun.

Saat ditemukan, korban tidak mengenakan baju dan hingga kini identitasnya masih belum diketahui.

“Saat ini identitas korban masih dalam proses penyelidikan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut, termasuk dari tim medis,” ucapnya.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon untuk menjalani pemeriksaan medis dan autopsi guna memastikan identitas serta penyebab kematian secara lebih akurat.

Dari video yang beredar, proses evakuasi berlangsung dramatis. 

Petugas gabungan dari TNI dan Polri bersama warga terlihat berjibaku menggotong kantong jenazah berwarna oranye bertuliskan 'Polres Cirebon Kota' melintasi medan pesisir yang berlumpur dan dipenuhi sampah serta potongan kayu.

Langkah mereka tampak hati-hati, mengingat kondisi tanah yang licin dan sulit dilalui.

Beberapa warga bahkan terlihat menggunakan masker dan sarung tangan saat membantu proses evakuasi.

Polisi pun mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan Polisi 110 guna membantu proses identifikasi,” jelas dia.

Pihak kepolisian memastikan akan terus melakukan penyelidikan dan berharap adanya informasi dari masyarakat untuk mengungkap identitas korban dalam kasus penemuan mayat misterius tersebut.

Lansia Mengambang di Pantai Garut

Sebelumnya, seorang lansia ditemukan mengambang di perairan laut Garut dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Peristiwa tersebut terjadi di perairan Cicadas, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (15/4/2026) sekira pukul 09.30 WIB.

Kasatpolairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin mengatakan bahwa insiden penemuan mayat berjenis kelamin perempuan itu pertama kali dilaporkan oleh nelayan sekitar.

"Tubuh korban ditemukan dalam posisi mengapung oleh seorang nelayan, kemudian dilaporkan kepada kami," ujarnya saat dihubungi Tribun.

Ia menuturkan, anggota Satpolairud bersama nelayan dan warga kemudian mengevakuasi tubuh korban lalu dibawa langsung ke puskesmas.

Saat diidentifikasi, korban diketahui bernama Asih (66) warga Kampung Gunungsulah, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

"Penyebabnya sampai saat ini belum diketahui," ungkap Aep. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.