Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perusahaan transportasi online Maxim, sukses menyelenggarakan lomba cerdas cermat berbahasa Inggris bertajuk “Maxim Quiz: English Brain Game” di SMKN 7 Bandung, Kamis (16/4/2026).
Ajang yang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat ini mengasah kemampuan akademik siswa ini untuk pertama kalinya diadakan di Kota Bandung, setelah sebelumnya sukses diselenggarakan di Jakarta, Palembang, Makassar, serta berbagai kota lain di Indonesia.
Acara ini diikuti oleh lebih 216 peserta dari 40 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bandung Raya.
Kompetisi ini juga menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam berpikir kritis, memperluas wawasan umum, serta mengasah kemampuan bahasa Inggris,
Gery Hendra Saputra Badril Development Manager Maxim Regional Jawa Barat, mengatakan, “Maxim Quiz: English Brain Game” komitmen perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda khususnya di Bandung, Jawa Barat.
Dikatakan Gery, pihaknya turut berkolaborasi dengan berbagai pihak, diantaranya; Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung dan Satua Polisi Lalu Lintas Jawa Barat.
“Agar semua pengembangan terhadap anak muda itu berjalan seiringan antara keselamatan berkendaraan juga perilaku anti narkoba,” ujarnya.
Komitmen tersebut turut mendorong visi negara Indonesia menuju Indonesia Emas pada tahun 2045.
“Jadi kita memberikan feedback buat anak-anak muda sekarang, agar lebih baik ke depannya. Tujuan kuis ini diadakan juga mendorong mereka berani mengambil kesempatan agar mereka memiliki jiwa kompetitif,” ucapnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut bagian dari implementasi Surat Dinas Pendidikan Nomor 4389/PK.01.01/DISDIK tanggal 11 Juni 2025 tentang Tindak Lanjut Edaran Gubernur Jawa Barat.
“Ini salah satu support kami secara tidak langsung. Karena pada pelaksanaannya kan anak-anak bisa saja melanggar aturan, oleh karena itu pada kesempatan ini turut ada penyuluhan.”
“Jadi apabila program itu dilaksanakan, kami juga siap memfasilitasi dengan kendaraan umum dengan mitra-mitra kami,” jelasnya.
Sementara itu, Siti Sadiah Yuningsih selaku Analisis Kebijakan Ahli Muda Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah VII yang turut hadir dalam kegiatan ini juga menyambut positif kompetisi ini dan memberikan apresiasi kepada seluruh murid yang menjadi peserta lomba.
Menurutnya, kegiatan tersebut mendorong peningkatan mutu pembelajaran khususnya mata pelajaran bahasa Inggris.
“Sebagaimana kita ketahui bila berbicara tentang mutu pendidikan itu indeksnya itu dari rapor pendidikan. Nah, rapor pendidikan saat ini memang masih harus ditingkatkan artinya belum maksimal khususnya di bidang numerasi dan literasi,” katanya.
Mata pelajaran Bahasa Inggris, kata dia, berkaitan erat dengan literasi numerasi.
Oleh karena itu, bentuk kegiatan kolaborasi memberikan motivasi dan inspirasi bagi para siswa.
Adapun kompetisi cerdas cermat ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta beradu cepat menjawab berbagai pertanyaan pengetahuan umum dan bahasa Inggris.