POSBELITUNG.CO -- Nama Melanie Subono kembali menjadi perhatian publik.
Artis sekaligus pegiat sosial ini mendesak 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) yang diduga terlibat kasus pelecehan seksual di grup WhatsApp dan LINE agar dijatuhi sanksi tegas berupa drop out (DO).
Menurut Melanie, tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun.
Baca juga: Biodata dan Harta Kekayaan Brian Yuliarto, Mendiktisaintek Kecam Kasus Mahasiswa Dugaan Pelecehan
Ia menilai isi percakapan para mahasiswa yang diduga mengandung candaan bernuansa seksual hingga merendahkan korban mencerminkan rendahnya moral.
"Mereka harus di-DO. Out. Harus," tegasnya, dikutip dari Tribun Jakarta.
Ia juga mempertanyakan kualitas intelektual para pelaku jika candaan yang dilontarkan justru merendahkan orang lain.
Bagi Melanie, mahasiswa seharusnya mampu menunjukkan kedewasaan serta menjunjung tinggi etika.
"Yang isi chat atau becandaannya bawa-bawa fisik atau hinaan ke orang lain, itu emang rasanya apa sih?" ujarnya.
"Kok kasihan negara ini kalau sampai lulusannya nanti berijazah tapi sekadar di kertas karena otak dan moralnya enggak," lanjutnya.
Tak hanya itu, ia juga menyinggung fenomena permintaan foto tidak pantas melalui pesan pribadi di media sosial.
"Sama kayak yang beraninya minta foto seksi di WA atau DM, itu kasihan sebenarnya. Dalam kehidupan aslinya pasti pengecut," tambahnya.
Melanie Subono lahir di Hamburg, Jerman, pada 20 Oktober 1976. Ia merupakan putri dari Adrie Subono dan masih memiliki hubungan keluarga dengan Presiden ke-3 RI, B. J. Habibie.
Dalam dunia hiburan, ia dikenal sebagai musisi rock yang sempat merilis beberapa album, termasuk Myself pada 2007.
Selain berkarier di musik, Melanie aktif sebagai pegiat sosial dan lingkungan, termasuk bersama Wahana Lingkungan Hidup Indonesia.
Ia dikenal vokal mengkritik berbagai kebijakan pemerintah, salah satunya saat polemik UU Cipta Kerja, serta konsisten menyuarakan isu keadilan sosial dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil.
(Pos Belitung/Tribunnews/Tribunnews Maker)