MBG 3B di Desa Sea Minahasa Bantu Cegah Gizi Kurang, Kader Kesehatan Harap Program Terus Berlanjut
Gryfid Talumedun April 16, 2026 11:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Balita, Ibu Hamil dan Ibu Menyusui (3B) di Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, dinilai memberi dampak nyata bagi kesehatan masyarakat.

Hal itu disampaikan Koordinator Kader Kesehatan Desa Sea, Evie Mandey saat diwawancara di Balai Kantor Desa Sea, Kamis (16/4/2026). 

Ia mengatakan program yang telah berjalan sejak sekitar September 2025 itu sangat membantu warga, terutama dari kalangan kurang mampu.

“Sejak tahun lalu, desa kami sudah mendapatkan bantuan makanan bergizi gratis dari pemerintah melalui BKKBN. Sasarannya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” ujar Mandey saat diwawancarai.

Baca juga: Identitas Remaja yang Hilang Saat Menyelam Cari Ikan di Pantai Gihang Sangihe, Belum Ditemukan

MAKAN BERGIZI - MBG 3B di Desa Sea Minahasa Bantu Cegah Gizi Kurang, Kader Kesehatan Harap Program Ini Terus Berlanjut. (Tribun Manado/Petrick Imanuel Sasauw)

Ia menjelaskan, program ini tidak hanya membantu pemenuhan gizi harian, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan ibu dan anak. 

Menurutnya, asupan bergizi bagi ibu hamil penting untuk menunjang pertumbuhan janin.

“Dengan adanya MBG ini, ibu hamil sudah mendapatkan makanan bergizi, sehingga janin bisa bertumbuh dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, program ini juga membantu kader kesehatan dalam memantau dan menekan angka gizi kurang di desa. 

Mandey menyebut, masih ditemukan kasus ibu hamil dengan kondisi kekurangan gizi akibat faktor ekonomi maupun kurangnya perhatian terhadap pola makan.

“Melalui program ini, kami sebagai kader kesehatan sangat terbantu. Ada ibu hamil yang sebelumnya kekurangan gizi, sekarang bisa terbantu dan berat badannya mulai meningkat,” katanya.

Di Desa Sea, jumlah penerima manfaat MBG 3B terdiri dari 189 balita, 24 ibu menyusui, dan 8 ibu hamil.

Pantauan di Balai Desa Sea, Kamis (16/4/2026) siang, makanan MBG sudah tersedia dalam kemasan ompreng. 

Sejumlah petugas terlihat berjaga, sementara penerima manfaat datang secara bergantian untuk mengambil jatah mereka.

Sebelum menerima makanan, warga terlebih dahulu mengisi daftar hadir, kemudian didokumentasikan sebagai bukti penyaluran bantuan.

Mandey menambahkan, menu makanan yang diberikan bervariasi setiap hari, seperti telur dan lauk lainnya, guna memastikan kebutuhan gizi penerima tetap terpenuhi. 

Distribusi berlangsung setiap Senin hingga Sabtu.

Biasanya habis dalam waktu singkat, tergantung kecepatan warga datang mengambil.

“Kadang sudah habis jam satu siang, bahkan ada yang sampai jam tiga, tergantung penerima datang,” ujarnya.

Ia berharap program MBG dapat terus dilanjutkan karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat.

“Harapannya tentu program ini bisa terus berlanjut, karena sangat membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi,” tandasnya.

Tampak hadir pula di lokasi, Kepala Desa Sea, Yohana Tamuntuan serta beberapa warga yang datang di lokasi. (Pet) 

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.