Pemkot Tasikmalaya Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen, 8 Calon Lokasi Ditinjau
Kemal Setia Permana April 16, 2026 11:28 PM

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Pemerintah Kota Tasikmalaya bakal mempercepat proses pengadaan lahan dan pembangunan sekolah rakyat di akhir tahun 2026. 

Saat ini, ada 8 titik lokasi yang sudah ditinjau untuk calon pembangunan sekolah rakyat. Karena untuk rintisan sudah ada yang ditempatkan di Kecamatan Mangkubumi.

"Jadi memang untuk SR ini kita lakukan percepatan pembangunan, karena di kota Tasikmalaya telah memiliki sekolah rakyat rintisan sudah terbangun. Jadi kota Tasikmalaya ini menjadi prioritas," ungkap Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, Kamis (16/4/2026).

Percepatan ini dilakukan usai pertemuan dengan Kemensos, ada arahan-arahan dan khusus hingga menjadi atensi terkait sekolah rakyat di Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Setelah Pantai Garut, KIni Pesisir Cirebon Digegerkan Mayat Misterius Tanpa Busana di Bibir Laut

"Sebenarnya untuk pembangunan di tahun 2027, dan pengadaan lahannya di 2026. Tapi arahan dari Mensos kita usahakan pembangunan di 2026 akhir dan pengadaan lahan dari sekarang sampai akhir 2026," jelas Viman. 

Namun langkah yang tengah dipercepat ini harus hati-hati jangan sampai menyalahi aturan yang berlaku, tapi harus ada percepatan.

"Sesuai standar pusat itu lahan luasnya 7,5 hektar dengan nominal 7,5 miliar yang dianggarkan itu, nanti akan berbuah dengan anggaran pembangunan sekolah rakyat dengan nilai sekitar 250 miliar dari pusat bagi 300 siswa," ucapnya.

Alasan mempercepat pembangunan sekolah rakyat karena untuk intervensi kemiskinan itu di prioritaskan oleh Kemenso.

"Program ini jadi prioritas, makanya kita ingin mendorong program strategis nasional," ungkap Viman.

Soal pemilihan lahan sekolah rakyat akan ditentukan langsung oleh KemenPU sekaligus meninjau 8 titik lahannya.

Baca juga: Potensi Pecahkan Rekor Pelatih Legendaris Persib Indra Thohir, Bojan Beri Jawaban Berkelas

"Ada 8 titik, nanti dari analisa akan di lihat oleh KemenPU, mereka akan melihat dan memilih titik mana yang menjadi lahan SR," tuturnya.

Bahkan ia menegaskan, Kota Tasikmalaya satu-satunya di wilayah Priangan Timur yang sudah memiliki sekolah rakyat rintisan.

"Kalau Priangan Timur betul, kota Tasik sudah ada rintisan, kabupaten Tasik belum ada rintisan tapi langsung mau permanen, Garut sudah ada rintisan," katanya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.