TRIBUNPRIANGAN.COM - Tiap manusia tidak terlepas dari ujian kehidupan.
Berbagai bentuk ujian pun datang sebagai bentuk kasih sayang dan kenaikan derajat di sisi Allah Ta'ala.
Sebagai insan yang beriman, seorang Muslim hanya bisa berharap dan berserah menjalani serta berusa menyelesaikan segala ujian dengan terus bergantung pada Allah, sebagai jalan terbaik.
Sebab jika berlepas diri dan mengandalkan diri sendiri biasanya akan kehilangan arah dan tujuan serta tersesat ke arah yang tidak diinginkan.
Dalam proses berharap dan berserah tentu, membutuhkan kesabaran dan keikhlasan.
Ini merupakan bukti kesetiaan serta kepercayaan pada Allah sebagai yang Maha Pengurus umatnya.
Untuk itu, berikut ini salah satu topik yang sesuai dengan tema Khutbah pada hari ini, dengan judul "Lebatkan Sabar Bukti Kuatnya Hati Hadapi Cobaan".
Baca juga: Teks Khutbah Jumat 17 April 2026: Ketakwaan Kunci Sukses Meraih Keselamatan Dunia dan Akhirat
Khutbah I
الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِتَرْك الْمَنَاهِيْ وَفِعْلِ الطَّاعَاتِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى الرَّشَادِ. اَللَّهُمَّ فَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَاِبهِ الهَادِيْنَ لِلصَّوَابِ وَعَلَى التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ اْلمَآبِ
اَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّوَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَى أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Hanya dengan takwa hidup kita akan diberkahi dan dimudahkan dalam segala urusan.
Tema khutbah kali ini adalah menjaga kesabaran. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 153:
"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."
Ayat ini menegaskan bahwa sabar adalah kekuatan utama seorang mukmin dalam menghadapi setiap ujian. Hidup tidak pernah lepas dari cobaan; ada kesulitan, kehilangan, bahkan kegagalan. Namun, orang yang sabar akan mampu melewati semuanya dengan hati yang tenang dan penuh harapan kepada pertolongan Allah.
Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 17 April 2026: Iri dan Dengki Pembunuh Rasa Syukur
Rasulullah SAW juga bersabda dalam sebuah hadis riwayat Muslim:
“Sungguh menakjubkan perkara orang mukmin, sesungguhnya seluruh urusannya adalah baik baginya. Jika mendapatkan kesenangan, ia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika ditimpa kesusahan, ia bersabar, dan itu baik baginya.”
Dari hadis ini kita pahami bahwa sabar bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan tetap berikhtiar, berserah diri kepada Allah, dan menjaga hati agar tidak berputus asa.
Jamaah Jumat Rahimakumullah,
Kesabaran juga merupakan tanda kekuatan iman. Orang yang sabar akan mampu menahan amarah, mengendalikan diri, serta tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Dengan sabar, seorang mukmin dapat menjaga hubungan baik dengan Allah, dengan sesama manusia, dan dengan dirinya sendiri.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Marilah kita berdoa agar Allah SWT menanamkan sifat sabar dalam diri kita, menjadikan kita hamba yang kuat dalam menghadapi cobaan, dan memberikan jalan keluar dari setiap kesulitan.
Allahumma aj‘alna minash-shabirin, warzuqna shabrul jamil, waj‘alna min ‘ibadikash-shalihin. Amin ya Rabbal ‘alamin.
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 17 April 2026: Rambu-rambu Menjalani Kehidupan
Khutbah II
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ
(*)