Duel Bhayangkara FC vs PSIM Yogyakarta Sore Ini, Misi Laskar Mataram Akhiri Tren Minor
Hari Susmayanti April 17, 2026 12:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, LAMPUNG - Skuad PSIM Yogyakarta bersiap menjalani laga tandang sore ini, Jumat (17/4/2026), di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.

Duel melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama menelan kekalahan pada pertandingan terakhir.

Laskar Mataram datang dengan ambisi besar untuk meraih poin penuh. Pelatih kepala PSIM, Jean-Paul Van Gastel, memastikan persiapan tim tetap berjalan optimal meski dihadapkan pada sejumlah kendala.

Kondisi tim memang belum ideal setelah beberapa pemain pilar absen.

“Persiapan kami seperti biasa. Memang kami kehilangan dua pemain karena skorsing, dan dua hingga tiga pemain karena cedera,” ujar Van Gastel.

Meski demikian, pelatih asal Belanda itu tetap optimistis. Ia menilai para pemain memahami peran dan cara bermain yang diinginkan tim.

“Di sisi lain, tim saya tahu apa yang harus dilakukan sesuai dengan cara kami ingin bermain,” katanya.

Van Gastel juga memberi kepercayaan kepada pemain yang selama ini minim menit bermain. Ia menegaskan, laga ini menjadi momen bagi mereka untuk membuktikan diri.

“Seperti sepanjang musim, saya selalu meminta pemain yang jarang bermain untuk siap saat dibutuhkan. Hari ini adalah saatnya tim membutuhkan mereka,” ungkapnya.

Baca juga: Strategi AC Milan Cegah Massimiliano Allegri Jadi Pelatih Timnas Italia

Di sisi lain, PSIM diminta waspada terhadap kekuatan lini serang lawan. 

Menurut Van Gastel, Bhayangkara Presisi Lampung FC kini tampil berbeda dibanding pertemuan sebelumnya.

“Jika melihat tiga penyerangnya, mereka sangat berbahaya. Kuat secara fisik, cepat, dan berbahaya dalam transisi,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga konsentrasi, terutama saat menguasai bola. Kesalahan kecil bisa dimanfaatkan lawan untuk melancarkan serangan balik.

“Kita harus berhati-hati, jangan sampai membuat kesalahan yang menguntungkan mereka,” imbuhnya.

Meski dihantam badai cedera dan skorsing, ambisi PSIM tetap tidak berubah. 

Target utama mereka adalah bertahan di kasta tertinggi, dengan harapan bisa finis setinggi mungkin di klasemen.

“Tujuan kami tetap untuk tidak terdegradasi, dan kami masih di jalur yang tepat. Tapi saya sangat ambisius, ingin menutup musim setinggi mungkin,” tegas Van Gastel.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.