TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian keluarga kristen Jumat 17 April 2026.
Pembacaan alkitab terdapat pada 1 Petrus 1:10-11.
Tema perenungan adalah Keselamatan dan Kemuliaan Setelah Penderitaan.
Khotbah:
Penderitaan, kesengsaraan hingga kematian dan kebangkitan adalah jalan yang harus ditempuh dan dijalani Kristus, agar manusia diselamatkan.
Karena itu, proses mulai dari kelahiran atau kedatangan Kristus, kehidupan-Nya di dunia, kesengsaraan dan penderitaan, hingga kematian dan kebangkitan-Nya itu, sudah dinubuatkan oleh para nabi, ratusan bahkan hingga ribuan tahun sebelumnya.
Mengapa? Karena Yesus bukan hanya manusia, tetapi Dia juga adalah Tuhan.
Ya, Dia adalah Tuhan sejati yang rela merendahkan diri menjadi manusia dan merasakan penderitaan yang amat mengerikan dalam sengsara-Nya yang sangat sadis itu dalam kehidupan-Nya sebagai manusia.
Tidak ada jalan lain. Dia harus menderita. Sebab hanya oleh kesengsaraan Yesus, hingga mati disalibkan, maka manusia ditebus dosanya dan diselamatkan dari hukuman kekal.
Dosa kita harus dikuburkan, supaya kita mendapat pengampunan oleh pembersihan pengorbanan darah Kristus yang tertumpah bagi kita.
Itulah rahasia keselamatan yang diteliti, ditelusuri dan diselidiki oleh para nabi ratusan tahun sebelumnya.
Mengapa Kristus harus menderita, ternyata karena dengan kematian-Nya, manusia dibersihkan dari dosa-Nya dan diampuni oleh Tuhan. Maka kita diselamatkan oleh Allah dengan penderitaan Kristus.
Jadi penderitaan Kristus adalah kemenangan dan keselamatan kita. Sebab, Yesus tidak hanya mati. Tetapi Dia telah bangkit dan naik ke sorga, menyediakan tempat bagi kita yang terus setia mengiring Dia.
Bahwa nubuat para nabi itu terlaksana setelah kedatangan Kristus kematian dan kebangkitan-Nya. Itulah jawaban atas apa yang mereka teliti dan selidiki.
Kristus telah menjadi manusia, menderita, mati tapi bangkit mengalahkan maut atau kuasa dosa.
Jadi apa yang Yesus alami, jalani dan tanggung dalam Kehidupan-Nya di dunia, sudah para nabi ketahui jauh sebelumnya.
Dan selama hal itu belum terlaksana, mereka terus meneliti dan menyelidiki tentang bagaimana kelak hal itu terjadi.
Namun akhirnya semua telah terjawab oleh Kristus yang telah datang menyelamatkan umat-Nya.
Itulah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan manusia. Yesus menderita sengsara. Tetapi kesengsaaran-Nya itu telah mendatangkan keselamatan bagi kita.
Itulah kasih karunia terbesar dan terindah yang Tuhan anugerahkan kepada semua orang percaya. Tidak ada pengorbanan seperti yang dilakukan Yesus.
Tidak ada kasih yang menyamai apalagi mengalahkan kasih karunia Allah yang heran, dahsyat dan ajaib.
Semua karena Allah sangat mengasihi kita umat manusia, sehingga Dia rela memikul beban penderitaan yang sedemikian berat-Nya.
Karena Kristus sudah mendeita dan mati tersalib untuk kita, maka kita juga harus rela memikul salib dalam mengiring atau mengikut Yesus.
Tetapi ketahuilah penderitaan kita tidak melebihi kekuatan kita, karena Dia sungguh tahu siapa kita yang lemah ini. Maka dalam kelemahan dan penderitaan, tetaplah bersandar pada Tuhan.
Sebab di balik penderitaan kita, tersedia keselamatan, kasih karunia berlimpah dari Allah. Bahkan Kristus menjanjikan mahkota kemuliaan yang jauh melampaui segala harapan dan pikiran kita. Yang paling baik, itulah yang disediakan-Nya bagi kita.
Demikian firman Tuhan hari ini. Keselamatan itulah yang diselidiki dan diteliti oleh nabi-nabi, yang telah bernubuat tentang kasih karunia yang diuntukkan bagimu.
Dan mereka meneliti saat yang mana dan yang bagaimana yang dimaksudkan oleh Roh Kristus, yang ada di dalam mereka, yaitu Roh yang sebelumnya memberi kesaksian tentang segala penderitaan yang akan menimpa Kristus dan tentang segala kemuliaan yang menyusul sesudah itu. (ay 10-11)
Sahabat Kristus, Yesus Tuhan kita telah menyerahkan hidup dan segalanya untuk kita. Apakah balas kita pada-Nya.
Renungkanlah dan lakukanlah apa yang sudah Dia ajarkan bagi kita. Setia dan taatlah, hiduplah takut akan Dia.
Senangkan hati-Nya dengan terus memuji dan memuliakan Dia walau harus menderita.
Sebab di balik penderitaan kita, tersedia keselamatan, kasih karunia, kehormatan dan kemuliaan dari Tuhan Yesus.
Maka, tekunlah berdoa, rajin beribadah dan baca firman serta lakukan firman-Nya, tanpa kecuali. Tuhan mengasihi kita dan pasti memberkati kita bersama keluarga dalam segala hal. Amin.
Sumber: dodokugmim.com