Usia Bukan Halangan, Kakek 94 Tahun Klaten Ini Siap Berangkat Haji, Rutin Jalan Pagi Jaga Stamina
Putradi Pamungkas April 17, 2026 12:27 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Dalimin Bujo Martoyo (94), tetap menjaga stamina menjelang keberangkatan ibadah haji 2026.

Meski telah lanjut usia, ia rutin melakukan aktivitas fisik ringan untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima saat menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Dalimin merupakan warga Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo.

Ia menjadi salah satu calon jemaah haji lansia yang tetap aktif menjaga kebugaran di usia hampir satu abad.

Rutin Jalan Pagi hingga Keliling Lapangan

Untuk menjaga stamina, Dalimin setiap hari melakukan olahraga ringan seperti jalan subuh dan berjalan mengelilingi lapangan.

Aktivitas ini dilakukan secara konsisten sebagai persiapan fisik menghadapi ibadah haji yang membutuhkan daya tahan tubuh tinggi.

Selain olahraga, ia juga menjaga pola makan dan waktu istirahat agar kondisi tubuh tetap stabil.

Putranya, Widodo (62), mengatakan bahwa aktivitas tersebut dilakukan Dalimin agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar.

"Nggih, biasa-biasa mawon normal (aktivitas). Kalau aktivitas berat sudah enggak," ujarnya kepada TribunSolo.com, Kamis (16/4/2026).

CALON JEMAAH - Dalimin (94) asal Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo, Klaten, saat ditemui Kamis (16/4/2026). Ia menjadi calon jamaah haji 2026 dengan usia tertua di Klaten.
CALON JEMAAH - Dalimin (94) asal Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo, Klaten, saat ditemui Kamis (16/4/2026). Ia menjadi calon jamaah haji 2026 dengan usia tertua di Klaten. (TribunSolo.com/Zharfan Muhana)

Tongkat Penopang untuk Antisipasi Risiko Jatuh

Saat beraktivitas, Dalimin tampak menggunakan tongkat sebagai alat bantu jalan.

Menurut Widodo, tongkat tersebut digunakan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjatuh, terutama saat melewati tangga atau permukaan tidak rata.

Meski menggunakan alat bantu, Dalimin tetap berusaha aktif bergerak setiap hari dengan intensitas yang disesuaikan dengan kondisi fisiknya.

Baca juga: Kisah Calon Jemaah Haji Tertua Klaten 2026, Sempat Tertunda Karena Sakit, Kini Siap ke Tanah Suci

Mantan Pensiunan TU yang Kini Petani

Dalimin diketahui pernah bekerja sebagai staf tata usaha (TU) di Sekolah Teknik (ST) Sukoharjo pada era 1980-an.

Setelah pensiun, ia kemudian melanjutkan aktivitas sebagai petani untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Widodo juga menyebutkan bahwa biaya keberangkatan haji sang ayah ditanggung oleh keluarga.

"Ya (dana haji bapak), dari anak-anaknya. Bapak saya pensiunan duitnya gak seberapa," ucapnya.

Sempat Tertunda karena Sakit, Kini Siap Berangkat

Perjalanan Dalimin menuju Tanah Suci tidak selalu mulus.

Ia diketahui telah menunggu antrean haji selama sekitar sembilan tahun.

Bahkan, ia sempat mendapatkan panggilan keberangkatan pada tahun sebelumnya, namun tertunda karena kondisi kesehatan yang mendadak menurun.

Kini, Dalimin tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 61. Ia dijadwalkan masuk Asrama Haji Donohudan pada 11 Mei 2026, dan berangkat ke Makkah pada 12 Mei 2026.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.