- Dilaporkan pemerintah Iran mengajukan proposal baru soal lalu lintas kapal di Selat Hormuz, jalur perdagangan minyak paling vital di dunia.
Teheran mengumumkan, mengizinkan kapal-kapal melintas dengan aman melalui jalur perairan milik Oman.
Dikutip dari reuters.com pada Jumat (17/4), kapal-kapal nantinya dapat menggunakan sisi perairan Oman tanpa gangguan dari Iran.
Namun, Teheran tetap mempertahankan kendali di wilayah perairannya sendiri.
Hal itu berlaku selama ada kesepakatan yang dicapai antara Teheran dan Washington.
Usulan itu disampaikan dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat.
Proposal ini menjadi harapan baru untuk membuka kembali jalur pelayaran internasional yang sempat terganggu akibat konflik di kawasan tersebut.
Seorang pejabat Iran menyebut proposal ini sebagai bentuk itikad baik.
Teheran berharap Washington juga menunjukkan fleksibilitas dalam perundingan.
Diketahui sebelumnya, Iran sempat melontarkan wacana agresif.
Termasuk rencana mengenakan biaya besar bagi kapal yang melintas di selat tersebut.