- Ketegangan kembali meningkat di wilayah utara Palestina yang diduduki.
Media Israel melaporkan sekitar 15 roket diluncurkan dari Lebanon menuju Nahariya dan Karmiel.
Ledakan terdengar di Nahariya, disertai sirene peringatan saat beberapa roket dilaporkan jatuh di dalam kota.
Media Israel menyebutkan adanya korban luka, termasuk beberapa dalam kondisi serius.
Sementara di Karmiel, dilaporkan terdapat korban jiwa dan sejumlah warga terluka.
Pemadaman listrik juga terjadi di beberapa area.
Di saat yang sama, laporan menyebutkan roket dan drone melintas menuju wilayah tersebut.
Sirene terdengar di sejumlah permukiman di Galilea Barat.
Situasi ini terjadi menjelang rencana gencatan senjata antara Lebanon dan Israel.
Gencatan senjata disebut akan mulai berlaku Jumat (17/4/2026) tengah malam selama 10 hari.
Seorang anggota parlemen Lebanon menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan hasil upaya Iran.
Amerika Serikat disebut akan menyampaikan keputusan ini kepada pihak Israel dan Lebanon.
Namun, reaksi keras muncul dari pemukim di wilayah utara.
Mereka menyebut perjanjian ini sebagai bentuk pengkhianatan.