Kebakaran Tewaskan 5 Orang di Grogol Petamburan, Polisi Temukan Sepeda Listrik Sedang Dicas
Joseph Wesly April 17, 2026 03:50 PM

Sebuah rumah tinggal di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, terbakar pada Jumat (17/4/2026) dini hari.

Kebakaran mengakibatkan lima orang dalam satu keluarga meninggal dunia.

Hingga kini belum diketahui asal muasal api yang membakar rumah beserta penghuninya tersebut.

Saksi Dengar Ledakan

Namun polisi menemukan sepeda listrik yang dalam kondisi tengah dicas.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, mengungkapkan bahwa informasi awal berasal dari kesaksian warga sekitar.

Mereka mengaku mendengar suara ledakan sebelum api membesar dan melahap bangunan rumah korban.

"Informasi dari masyarakat. Saksi mendengar bahwasanya adanya percikan, kayak percikan yang seperti ledakan. Dan waktu ketika keluar dari rumah, kabel listriknya meledak," kata Alex kepada awak media, Jumat (17/4/2026).

Sepeda Listrik Jadi Petunjuk

Di tengah proses penyelidikan, polisi menemukan adanya sepeda listrik yang tengah diisi daya di dalam rumah saat kebakaran terjadi.

Temuan ini menjadi salah satu petunjuk yang kini sedang didalami lebih lanjut.

“Informasi yang kami dapat, di dalam rumah ada sepeda listrik yang sedang diisi daya. Tapi untuk memastikan penyebab kebakaran, kami masih lakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Alexander.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Meski demikian, aparat menegaskan bahwa penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan.

Lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi, sementara tim laboratorium forensik dijadwalkan turun tangan untuk melakukan pemeriksaan secara ilmiah.

“Sudah dilakukan olah TKP dan dipasang police line. Tim Labfor akan melakukan penyelidikan secara saintifik,” tambahnya.

Teralis Besi Sorotan Pemkot

Di sisi lain, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyoroti faktor lain yang dinilai memperburuk situasi saat kebakaran terjadi, yakni keberadaan teralis besi di rumah korban.

Menurutnya, kondisi tersebut menyulitkan proses pemadaman sekaligus evakuasi.

“Salah satu hal yang menjadi perhatian kami adalah keberadaan teralis besi di rumah tersebut. Ini juga menyulitkan proses pemadaman,” ujar Iin saat dimintai tanggapannya di sela kegiatan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Ia mengakui bahwa pemasangan teralis bertujuan untuk meningkatkan keamanan rumah dari ancaman kejahatan.

Namun, dalam kondisi darurat seperti kebakaran, keberadaan teralis justru bisa menjadi penghambat.

“Sehingga kami berharap ini bisa menjadi perhatian juga. Memang untuk keamanan, tetapi akan menyulitkan juga ketika ada evakuasi,” katanya.

Imbauan untuk Masyarakat

Iin pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam mempertimbangkan aspek keamanan sekaligus keselamatan saat memasang perlindungan tambahan di rumah.

“Seharusnya itu menjadi hal yang perlu kita himbau untuk lebih hati-hati dan juga lebih cermat dalam mengamankan dari sisi rumahnya masing-masing,” ucap dia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.