Inarasati Ngotot jadi Istri Sah, Kuasa Hukum Murka Kliennya Belum Dijadikan Istri Sah oleh Insanul
Rusaidah April 17, 2026 05:23 PM

 

BANGKAPOS.COM -- Kuasa hukum Inarasati alias Inara Rusli, Lechumanan, murka kepada Insanul Fahmi.

Inarasati ternyata masih ngotot untuk menjadi istri dah dari suami Wardatina Mawa tersebut.

Bahkan Inara memberi waktu kepada Insanul Fahmi untuk menjadikannya istri sah hingga sebelum bulan puasa 2026 kemarin.

Namun sudah hampir Lebaran Haji 2026, Insanul belum juga memilih Inara.

Bahkan Insanul kini sedang sibuk mengurus perceraiannya dengan Mawa.

Meski sudah digugat cerai oleh Mawa, Insanul masih saja cuek kepada Inara Rusli.

Baca juga: Nurah Syahfirah Dinikahi Teuku Rafly Ayah Teuku Rassya saat Usia 22 Tahun, Kini Sudah Punya 3 Anak

Hal itu membuat Kuasa Hukum Inara Rusli, Lechumanan, murka.

"Si Insanul ini lama-lama kayak ban** kalau saya lihat. Putuskan gitu, kalau memang berakhir ya akhiri," kata dia.

Ia mengaku kesal karena Insanul malah ingin berdamai dengan Mawa padahal sudah ada Inara yang menunggunya.

Sang pengacara pun tampaknya menolak jika Insanul memiliki dua istri.

"Ini ke sana seolah-olah masih mau berusaha damai, diajarin dong sama pengacaranya berarti beristri dua, yang bener aja. Jangan kita ajari orang untuk beristri dua. Kalau memang tidak memiliki kapasitas," tuturnya.

Ia pun memberi besan kepada Insanul agar lebih menunjukkan sifat laki-lakinya.

"Pesan saya untuk Insanul, kau jangan jadi ban**. Kau seorang lelaki, harus bisa menunjukkan sifat lelakimu," kata dia.

Leshumanan juga menyebut kalau Inara Rusli adalah wanita yang paling mencintai Insanul.

Baca juga: Rekam Jejak Ahmad Dzulfikar, Anak Bupati Malang Dilantik jadi Kepala DLH, Lulusan S3 Ilmu Lingkungan

"Udah, yang lebih sayang sama kamu itu udah jelas klien saya, Inara Rusli. Pilih yang terbaik dalam hidupmu, itu akan mengoreksi hidupmu," tuturnya.

Dia juga mengatakan kalau cinta Inara itu bisa dilihat dari pengorbanannya pada Insanul.

Di mana Inara rela mengorbankan nama baiknya demi jadi istri sah Insanul.

"Dia berkorban rusak namanya demi laki-laki ini, dia rela dirujak karena seorang lelaki," kata dia.

Menanggapi sikap Insanul yang cuek pada Inara Rusli, kuasa hukumnya pun buka suara.

Kuasa Hukum Insanul, Tommy Tri Yunanto mengatakan kalau Insanul memang sedang sibuk.

Kliennya itu tengah mengurus perceraian dengan Wardatina Mawa.

"Karena memang keadaan ya, karena kan dalam proses, terus ada gugatan perceraian dan lain-lain. Kita hargai apa yang dilakukan oleh mereka berdua," tuturnya.

Ia juga menyebut kalau Insanul mengapresiasi Inara Rusli yang mau meminta maaf pada Mawa.

"Orang kan kalau buat salah biasanya sulit untuk meminta maaf," kata dia.

Sementara itu, Insanul Fahmi mengaku saat ini hubungannya dengan Inara sedang berjalan masing-masing.

"Untuk saat ini kita masing-masing dulu, di aktivitas masing-masing," kata dia.

"Aku di aktivitas sendiri, kayak kemarin aku lama di Medan ngurusin urusanku," tambah Insanul.

Begitu juga dengan Inara, kata dia, kini lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarganya.

"Dia gak tau, dia sama keluarganya, dia banyak sama keluarganya. Dia sibuk sama urusannya," ucap dia lagi.

Di akun Instagramnya, Insanul pun lebih banyak menghabiskan waktu dengan anaknya dari Mawa.

Bahkan saat Inara Rusli menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya hari ini, Jumat (17/4/2026), Insanul tidak mendampingi.

Ia malah membagikan video bersama putra tercintanya.

Insanul tampak pulang shalat Jumat dengan anaknya sambil naik sepeda.

"Rutinitas abis jumatan, dipalakin preman kecil," tulisnya.

Selain itu, Insanul juga membagikan percakapan dengan sang buah hati.

"Anak soleh,

"temen nnan ngajakin main main abati, tapi nnan mau dengerin ustad aja kayak abati", masyaAllah," tulis Insanul.

Mawa Minta Anak Rp30 Juta, Insanul Fahmi Tak Kunjung Sepakati

Proses perceraian antara Wardatina Mawa dan sang suami, Insanul Fahmi, kini memasuki babak baru.

Meski sudah melalui berbagai tahapan mediasi, hingga kini kedua belah pihak belum juga menemukan titik temu yang benar-benar disepakati bersama.

Namun di tengah proses yang berjalan cukup panjang itu, keduanya disebut telah sama-sama menunjukkan sinyal untuk mengakhiri ikatan pernikahan yang telah mereka bangun selama enam tahun.

Rumah tangga yang dulunya terlihat harmonis itu kini berada di ujung perpisahan.

Pada 26 Februari 2026, Wardatina Mawa secara resmi melayangkan gugatan cerai di Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, Sumatera Utara.

Dalam gugatan yang diajukan, Mawa turut menyertakan sejumlah tuntutan nafkah yang menjadi bagian dari proses perceraian.

Ia meminta nafkah iddah sebesar Rp100 juta, nafkah mut’ah berupa emas seberat 45 gram, serta nafkah anak sebesar Rp30 juta setiap bulan.

Nominal tersebut kemudian menjadi salah satu poin yang masih diperdebatkan dalam proses mediasi yang sedang berjalan.

Pihak kuasa hukum Mawa, Erlangga, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan terkait angka yang diajukan tersebut.

Insanul Fahmi sendiri disebut masih belum menyetujui seluruh tuntutan yang diajukan dalam gugatan tersebut.

"Hanya saja tidak ada kesepakatan untuk menerima besaran nominal tuntutan yang kita ajukan di tahap mediasi," papar Erlangga, dikutip dari YouTube Cumicumi, Kamis (16/04/2026).

Meski demikian, Erlangga membantah Insanul keberatan dengan tuntutan nafkah yang diajukan konten kreator berusia 26 tahun itu. Menurutnya, ada sejumlah pertimbangan dari pengusaha asal Medan tersebut.

"Tapi itu bukan berarti penolakan atau keberatan. Mungkin ada pertimbangan-pertimbangan tidak bisa menyepakati yang diminta dengan yang akan disetujui," bebernya.

Meskipun nominal tersebut belum disetujui, kuasa hukum menekankan bahwa hal ini bukan berarti penolakan mutlak. Terkait nafkah tersebut, kata Erlangga, akan dibahas di persidangan mendatang.

"Jadi selanjutnya itu menjadi materi di persidangan," ucapnya. "Ada hal-hal yang hakim nanti mempertimbangkan untuk memutuskan berapa nominal yang akan dibebankan," tambahnya.

Selain itu, mengenai hak asuh anak, Insanul Fahmi menyepakati jika putra semata wayangnya tinggal bersama Wardatina Mawa.

"Hak asuh sudah disetujui diserahkan kepada istri sang penggugat, tetapi dengan gugatan yang lain terkait nafkah dan akibat cerainya itu belum ada kesepakatan dalam mediasi," bebernya.

Tim kuasa hukum Mawa lainnya, Muhamad Idrus, sebelumnya telah menjelaskan mengenai maksud dari permintaan nafkah kliennya.

Idrus menyebut persoalan nafkah tertera dalam peraturan perceraian sebagaimana seorang istri boleh menuntut hak-haknya.

"Masalah nafkah oleh Mawa itu memang ada di peraturan, sudah ada ya. Hak-hak perempuan yang bisa diminta itu seperti uang iddah dan mut'ah sebagai kenang-kenangan," jelas Idrus, dikutip dari YouTube Seleb Oncam News.

Terkait nilai Rp100 juta, Idrus menyebut Mawa sudah memperhitungkannya hingga tercapai nilai yang diminta.

"Perhitungannya itu satu hari biaya untuk nafkah hidup ya, satu hari itu berapa kali makan itu seratus ribu ya buat seratus hari, jadi ya seratus juta ketemunya," papar Idrus.

(Bangkapos.com/TribunnewsBogor.com/TribunStyle.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.