Bupati Ngesti Lepas 901 Jemaah Calon Haji Kabupaten Semarang, 75 Persen Kategori Lansia
deni setiawan April 17, 2026 04:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - 901 jemaah calon haji asal Kabupaten Semarang dilepas untuk berangkat ke Tanah Suci oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat (17/4/2026).

Pelepasan secara simbolis ditandai penyerahan bendera oleh Bupati kepada perwakilan jemaah yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Semarang, Rudi Susanto. 

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Semarang, Rozikin menjelaskan, dari 901 jemaah, sekira 75 persen termasuk lansia. 

Meskipun demikian, pihaknya memastikan pelayanan petugas akan maksimal kepada jemaah calon haji. 

Baca juga: 1.747 Jemaah Calon Haji Kota Semarang Siap Diberangkatkan, Ini Jadwal Resminya

• Jadwal Resmi Keberangkatan Jemaah Calon Haji Asal Jateng, Kloter Pertama 22 April 2026

"Sesuai arahan Bupati, semua diimbau untuk saling membantu agar jemaah calon haji dapat menjalankan ibadah secara baik," tuturnya. 

Jemaah calon haji asal Kabupaten Semarang ini dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci dalam enam Kelompok Terbang (Kloter) mulai 25 April 2026. 

Namun tiga jemaah tergabung dalam Kloter 13 masuk Asrama Haji Donohudan Boyolali dan berangkat pada 24 April 2026.

Selanjutnya, Kloter 21 sebanyak 180 jemaah, 354 jemaah di Kloter 22, dan 354 jemaah di Kloter 23 akan diberangkatkan pada 25 April 2026.

Kemudian 3 jemaah dari Kloter 34 masuk asrama pada 2 Mei 2026.

Sementara, satu jemaah tercecer di Kloter 24 bergabung dengan jemaah dari daerah lain. Jemaah tersebut berasal dari Kecamatan Tengaran.

Menurut Rozikin, yang bersangkutan kategori jemaah lunas tunda, yakni sudah melunasi biaya haji tapi belum mendapat jatah kursi tahun ini.

Namun demikian diberangkatkan karena ada jatah kursi kosong akibat penundaan keberangkatan jemaah lain.

"Sejak awal sudah disampaikan bahwa yang bersangkutan akan terpisah dari rombongan Kabupaten Semarang," jelasnya. 

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengimbau untuk menjaga persatuan antar jemaah.

"Saling bantu terutama kepada jemaah lanjut usia. Ikhlas menolong jika memang ada yang membutuhkan bantuan."

"Semoga semua ibadahnya lancar dan mendapat ridho Allah SWT," tuturnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.