Jumat Bersepeda Pekan Kedua, 15 Persen ASN di Solo Gunakan Sepeda untuk Berangkat dan Pulang Kerja
Ryantono Puji Santoso April 17, 2026 05:12 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Di pekan kedua program Jumat Bersepeda, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) beralih menggunakan sepeda untuk berangkat dan pulang kerja.

Berkaca dari Kecamatan Pasar Kliwon, sekitar 15 persen ASN konsisten menggunakan sepeda.

Camat Pasar Kliwon, Ari Wibowo, mengungkapkan setidaknya ada 12 ASN yang secara konsisten menggunakan sepeda di pekan kedua ini.

“Kalau yang kemarin datanya sekitar 12 satu kecamatan. Sekitar 15 persen ada,” ungkapnya saat dihubungi, Jumat (17/4/2026).

ASN yang bersepeda menempuh jarak sekitar 5 km hingga 12 km. Mereka pun sengaja mengenakan pakaian yang nyaman untuk bersepeda saat berangkat. Namun, sesampainya di kantor, mereka berganti seragam sesuai ketentuan.

“Paling jauh 12 km ada. Saya hanya 5,6 km. Pakai baju olahraga, terus ganti Korpri,” jelasnya.

NAIK SEPEDA - ASN Wonogiri bersepeda saat berangkat ngantor, Jumat (17/4/2026). Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Wonogiri mulai menerapkan budaya kerja baru di Lingkungan Pemda.
NAIK SEPEDA - ASN Wonogiri bersepeda saat berangkat ngantor, Jumat (17/4/2026). Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Wonogiri mulai menerapkan budaya kerja baru di Lingkungan Pemda. (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti)

Berangkat Lebih Awal

Mereka pun harus berangkat lebih awal agar tidak terlambat masuk kantor.

Sejauh ini, mereka tetap disiplin meski membutuhkan waktu lebih lama.

“Kalau terlambat enggak. Iya, berangkat lebih awal,” tuturnya.

Baca juga: Kebijakan Baru ASN Wonogiri, Wajib Naik Sepeda atau Transportasi Umum Saat Tidak WFH di Hari Jumat

Sementara itu, mereka yang belum berganti moda transportasi memiliki beberapa alasan, salah satunya karena harus mengantar anak sekolah.

“Yang belum berpindah ada yang mengantar anak dulu,” jelasnya.

Menurutnya, menggunakan sepeda tidak menghambat kinerja, terutama saat berkeliling ke wilayah. Ada kendaraan operasional yang bisa dimanfaatkan.

“Mereka masih bike to work dari rumah ke kantor. Kalau nanti butuh kecepatan, ada kendaraan operasional,” tuturnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.