Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Syaifullah Muhammad meraih KAHMI Award 2026 atas dedikasinya dalam mendorong hilirisasi industri nilam Aceh.
Penghargaan itu diberikan dalam Malam Anugerah yang digelar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Aceh di Banda Aceh, Kamis (16/4/2026) malam.
Syaifullah yang menjabat sebagai Ketua Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala sekaligus Direktur Bisnis USK dinilai berhasil menunjukkan dedikasi dan capaian signifikan dalam pengembangan serta hilirisasi industri nilam Aceh.
Baca juga: Pesan Presidium KAHMI Aceh, Intelektual Profetik Diperlukan untuk Kemajuan Aceh
Koordinator Presidium KAHMI Aceh, Prof Syamsul Rizal, menjelaskan bahwa penghargaan KAHMI Award tahun ini hanya diberikan kepada satu tokoh melalui proses seleksi ketat.
"Penghargaan ini kami berikan kepada Dr. Syaifullah Muhammad atas dedikasi dan prestasinya yang luar biasa dalam melakukan inovasi serta hilirisasi pada ekosistem industri nilam Aceh, mulai dari hulu hingga ke hilir," ujar Prof Syamsul.
Dalam kesempatan itu, Presidium Majelis Nasional KAHMI/Wakil Ketua Baleg DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menilai kiprah Syaifullah mencerminkan nilai-nilai kader HMI.
Baca juga: Presidium KAHMI Aceh Ajak Kader dan Alumni Untuk Terus Memberi Kebaikan Bagi Bangsa dan Negara
"Dr. Syaifullah bukan saja layak memperoleh KAHMI Award untuk tingkat Aceh, tetapi sudah sangat pantas mendapatkannya di level Nasional," katanya.
"Kami berharap prestasi ini menjadi contoh dan inspirasi bagi kader HMI di seluruh Indonesia,” lanjutnya.
Sementara itu, dalam pidato penerimaannya, Syaifullah menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif tim riset.
"KAHMI Award ini saya dedikasikan untuk tim ARC Universitas Syiah Kuala, yang lebih satu dekade mengembangkan riset dan inovasi secara bersama untuk kepentingan petani nilam" ujar Syaifullah
Ia menegaskan, inovasi berbasis ilmu pengetahuan terbukti mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi para petani, penyuling dan UMKM nilam.
Baca juga: Sat Reskrim Polres Aceh Selatan Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku Dibekuk Usai Keluar dari Rutan
Syaifullah juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong kemajuan industri nilam di Aceh.
"Saat ini USK memiliki Rektor baru, yaitu Prof. Mirza Thabrani dengan visi dan wawasan bisnis yang sangat kuat. Ini kesempatan agar komersialisasi nilam dapat menjadi income generating yang signifikan untuk kampus melalui komersialisasi inovasi yang pada gilirannya akan meningkatkan ekonomi rakyat,” pungkasnya.
Malam anugerah tersebut turut diwarnai pemutaran video testimoni dari sejumlah tokoh Aceh yang mengapresiasi kontribusi Syaifullah, di antaranya Rektor USK Mirza Thabrani, Rektor UIN Ar-Raniry Mujiburrahman, serta Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal.
Baca juga: Revisi UUPA, Bupati Aceh Besar Ajak Hadirkan Peran Para Pihak MoU Helsinki
KAHMI berharap penghargaan ini dapat menjadi pemicu semangat kader HMI lainnya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Aceh melalui penguatan sains, teknologi, dan inovasi berbasis potensi daerah.
Diketahui, acara ini dihadiri sekitar 500 undangan dari unsur KAHMI, akademisi, dan pemerintah.
Turut hadir juga sejumlah tokoh senior HMI dan pejabat daerah, seperti Ahmad Humam Hamid, Rusli Yusuf, Mawardi Ismail, serta perwakilan Pemerintah Kota Banda Aceh.(*)