Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Fasilitas Konservasi Penyu Alun Utara di Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah yang sebelumnya rusak akibat abrasi dan badai, kini telah direhabilitasi oleh jajaran kepolisian.
Dari pantauan TribunBengkulu.com pada Jumat (17/4/2026), sejumlah anggota kepolisian bekerjasama memperbaiki gedung milik Konservasi Penyu Alun Utara, ada yang mengecat, memperbaiki atap dan membersihkan area konservasi.
Pengurus Konservasi Penyu Alun Utara, Zulkarnedi, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh Kapolda Bengkulu melalui jajaran di wilayah.
Tak hanya itu, fasilitas penting berupa tempat pengeraman telur penyu yang sebelumnya terdampak abrasi kini juga telah kembali difungsikan.
“Dulu tempat pengeraman kami hilang karena abrasi, sehingga kami sempat pindah ke bawah. Sekarang sudah direhab oleh Kapolsek Pondok Kelapa, dan tempat pengeraman kembali ke atas lagi,” jelasnya.
Ia berharap perbaikan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap upaya pelestarian penyu, khususnya dalam proses penetasan telur.
Baca juga: Peduli Lingkungan, Kapolda Bengkulu Turun Langsung Bersih Pantai dan Cek Konservasi Penyu
“Mudah-mudahan tempat pengeraman ini bermanfaat bagi kami dan juga telur-telur penyu yang kami selamatkan bisa menetas dengan baik,” tambahnya.
Terkait ancaman abrasi ke depan, kondisi saat ini relatif lebih aman, terutama dengan perubahan alur sungai di sekitar lokasi.
“Kalau menurut perhatian kami dan para nelayan, selama muara sungai tetap di sana, insya Allah tidak akan terancam lagi. Dulu ini bukan jalur sungai, tapi karena meluap terbentuk aliran kecil yang menyebabkan abrasi,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran Polri atas kepedulian terhadap konservasi penyu di wilayah tersebut.
“Kami dari pengurus konservasi penyu Alun Utara sangat mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Kapolda, Bapak Kapolres, juga melalui Kapolsek Pondok Kelapa yang langsung turun tangan bersama anggota membantu kami merehab konservasi ini,” ucapnya.
Dengan selesainya rehabilitasi tersebut, diharapkan upaya penyelamatan telur dan penangkaran penyu di kawasan Alun Utara dapat kembali berjalan optimal serta berkelanjutan.
"Insyaallah, ketika rehab ini selesai semua, kami akan melakukan pelepasan tukik bersama Bapak Kapolda Bengkulu," tutupnya.