Lagi-lagi Soal Avtur Mahal, Maskapai Belanda Batalkan 150 Penerbangan
GH News April 18, 2026 10:08 AM
Amsterdam -

Maskapai KLM telah membatalkan lebih dari 150 penerbangan Eropa karena kenaikan harga bahan bakar jet.

Maskapai penerbangan Belanda ini tidak akan mengoperasikan 80 penerbangan pulang pergi dari bandara Schiphol Amsterdam selama bulan depan. Penerbangan KLM ke Riyadh dan Dammam di Arab Saudi juga tidak akan dioperasikan hingga setidaknya 16 Mei.

"Penerbangan tersebut saat ini tidak lagi layak secara finansial untuk dioperasikan karena kenaikan biaya bahan bakar," kata KLM seperti dikutip dari Sabtu, (18/4/2026).

KLM menambahkan bahwa penyesuaian jadwal penerbangan bukan karena kekurangan bahan bakar jet, tetapi langkah-langkah penghematan biaya.

Sementara itu, penerbangan Inggris Airlines UK mengatakan bahwa mereka tidak mengalami gangguan pasokan bahan bakar jet. Begitu pula maskapai easyJet.

Asosiasi perdagangan mengatakan bahwa ini disebabkan oleh pasokan bahan bakar Inggris yang datang dari berbagai pemasok.

"Kami memiliki visibilitas [tentang ketersediaan bahan bakar penerbangan] hingga pertengahan Mei dan tidak memiliki kekhawatiran," ucap bos easyJet, Kenton Jarvis.

Konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya perang yang melibatkan Iran, mengguncang pasar energi global. Salah satu dampak paling terasa terjadi pada sektor penerbangan, di mana harga bahan bakar jet (avtur) mengalami lonjakan drastis dalam waktu singkat.

Dalam beberapa pekan terakhir, harga bahan bakar jet tercatat melonjak tajam hingga 83 persen secara bulanan, bahkan hampir dua kali lipat dibandingkan sebelum konflik pecah.

Imbasnya, beberapa maskapai bahkan harus menanggung tambahan biaya miliaran dolar hanya untuk bahan bakar dalam satu kuartal.

Bonauli
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.