Siswa SMP di Yogyakarta yang Viral Hilang Ternyata Mengamankan Diri ke Lembaga Perlindungan Anak
Hari Susmayanti April 18, 2026 10:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Media sosial diramaikan kabar seorang siswa SMP di Kota Yogya yang hilang setelah diantar orangtuanya ke sekolah.

Pelajar berinisial NA (16) itu pergi meninggalkan sekolah dengan menaiki mobil berwarna hitam pada Kamis (16/4/2026) pagi.

Orangtua korban kemudian mengunggah ke media sosial hingga akhirnya viral.

Proses pencarian korban melibatkan keluarga dan aparat kepolisian.

Beruntung, upaya pencarian terhadap korban akhirnya membuahkan hasil

Korban ditemukan dalam kondisi sehat dan saat ini sudah dipertemukan dengan orang tuanya.

Terus bagaimana kronologi lengkap kabar hilangnya pelajar SMP tersebut?

Kasihumas Polresta Yogyakarta, Ipda Anton Budi Susilo mengatakan pihak keluarga melaporkan kejadian yang dialami oleh anaknya ke kepolisian.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh polisi dan pihak keluarga dengan melakukan pencarian.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh orang tua korban, NA sebelumnya diantar ke sekolah pukul 06.45 WIB.

Baca juga: Modus Tanya Alamat, Orang Tak Dikenal Tipu dan Gasak Uang Rp4,5 Juta Milik Nenek di Bantul

Setelah itu orang tua korban langsung pulang.

Namun sekitar pukul 09.00 WIB, pihak sekolah memberi kabar bahwa NA meninggalkan sekolah dengan menaiki mobil tak lama setelah tiba.

“Kemudian pada jam 09.00 WIB pihak sekolah mengabari orang tuanya bahwa anak tersebut pada jam 06.57 WIV meningalkan sekolahan SMPN 12 yogyakarta dan naik mobil berwarna hitam ke arah utara,” ujar Anton, saat dikonfirmasi Jumat (17/4/2026).

Mendapatkan kabar itu, orang tua NA langsung berusaha melakukan pencarian bersama aparat kepolisian dengan menghubungi nomor telepon korban.

Namun ternyata, nomor milik NA sudah tidak aktif.

Polisi kemudian melakukan pelacakan dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar sekolah dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Jajaran kepolisian juga berkoordinasi dengan Polresta Sleman untuk melacak keberadaan korban.

Pencarian terhadap NA akhirnya membuahkan hasil.

Korban ternyata tidak hilang, melainkan secara sadar pergi ke lembaga sosial perlindungan perempuan dan anak untuk meminta pendampingan.

“Hasil penyelidikan dengan koordinasi pihak Polresta Sleman, Polresta Jogja dan dan unit Reskrim Polsek Jetis berhasil menemukan korban dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Saat ini pihak keluarga sudah bertemu dengan anaknya.

Anton mengatakan korban secara pribadi meminta supaya mendapat pengawasan dan pendampingan di lembaga sosial perlindungan perempuan dan anak.

“Korban sudah berhasil bertemu dengan orang tuanya atas pertimbangan psikologis korban, dari badan perlindungan anak dan perempuan (RDU) meminta kepada semua pihak dan atas permintaan korban pribadi saat ini korban berada di bawah lembaga pengawasan dan perlindungan anak DIY,” jelas Anton.

Korban diduga berupaya meninggalkan rumah secara sadar. 

Namun terkait motif meninggalkan rumah saat ini masih dalam penyelidikan.

“Motif korban meninggalkan rumah dalam penyelidikan,” pungkasnya. (hda)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.