Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Bhayangkara Presisi Lampung FC menembus empat besar klasemen sementara Super League 2025-2026.
Hal ini setelah memetik kemenangan comeback atas PSIM Yogyakarta.
Duel Bhayangkara Presisi Lampung FC vs PSIM Yogyakarta dalam laga pekan ke-28 BRI Super League 2025-2026 digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Way Halim, Bandar Lampung, Jumat (17/4/2026) sore.
Dalam pertandingan yang berlangsung dramatis, tuan rumah berhasil mengamankan tiga poin berkat kemenangan 2-1.
Kedua gol Bhayangkara FC disumbangkan Nehar Sadiki pada menit 49 dan Moussa Sidibe pada menit 56.
Baca Juga Babak I Usai, Bhayangkara FC vs PSIM 0-1
Sementara gol PSIM dilesakkan Savio Sheva pada menit sembilan.
Laga ini berlangsung dalam tempo cukup tinggi. Sejak peluit awal ditiup oleh wasit Candra, kedua tim langsung memeragakan permainan terbuka.
Jual-beli serangan terjadi di lini tengah yang membuat tempo pertandingan berjalan sangat dinamis.
Petaka bagi tuan rumah datang di menit kesembilan. Mendapat umpan tarik dari Corfe Deri Antony, Savio Sheva melepaskan tembakan terukur yang menjebol gawang M Aqil Savik.
Tertinggal satu gol, anak asuh Paul Munster berupaya bangkit. Pada menit ke-19, Moussa Sidibe nyaris menyamakan kedudukan melalui eksekusi tendangan bebas.
Namun, tembakan Sidibe mampu ditangkap kiper PSIM Cahya Supriadi.
Tensi sempat memanas pada menit ke-22 saat terjadi kemelut di luar kotak penalti Bhayangkara FC.
Bola liar hasil sapuan yang tidak sempurna ditendang keras pemain PSIM dan mengenai dada sang kapten, Wahyu Subo Seto.
Sempat mendapat perawatan medis, Subo Seto akhirnya mampu melanjutkan laga. Pada menit ke-26, kerja sama satu-dua Sidibe dan Ryo Matsumura kembali mengancam. Namun, sepakan Sidibe masih terlalu lemah.
PSIM tak tinggal diam. Pada menit ke-30 dan 34, mereka kembali menekan lewat bola liar dan sepakan Pulga Vidal. Namun, Aqil Savik tampil gemilang melakukan penyelamatan.
Bhayangkara sempat mendapat peluang lewat Frengky Missa di menit ke-35, namun bola masih melambung di atas mistar.
Memasuki menit ke-40, hujan deras mulai mengguyur Stadion Sumpah Pemuda.
Meskipun lapangan menjadi licin, semangat kedua tim tidak surut. Wasit memberikan tambahan waktu 4 menit, namun skor 0-1 untuk tim tamu tetap bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Bhayangkara FC tampil lebih agresif. Dua gol dicetak tuan rumah hanya dalam tempo tujuh menit.
Sidibe kembali menjadi bintang kemenangan timnya. Gol yang dicetak Sadiki merupakan assist darinya.
Dari skema tendangan bebas, Sidibe melepaskan umpan terukur ke kotak penalti PSIM. Bola langsung ditanduk Sadiki untuk mengoyak gawang Cahya Supriadi.
Tujuh menit berselang, Sidibe ikut mencatatkan namanya di papan skor.
Mendapat umpan dari pemain pengganti Moisés Wolschick, Sidibe merobek gawang PSIM dengan kepalanya.
Berkat tambahan tiga poin, Bhayangkara FC merangsek ke empat besar klasemen sementara Super League.
Dari 28 laga yang sudah dimainkan, skuad asuhan Paul Munster ini meraih 47 poin. Mereka menggeser Malut United yang mengoleksi 46 poin dari 27 laga.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)