Rudi Center & PDIP Babel Akan Kembali Hadirkan Operasi Katarak Gratis 2026
Fitriadi April 18, 2026 01:03 PM

BANGKAPOS,COM, PANGKALPINANG — Komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus ditunjukkan oleh Anggota DPR RI, Ir. Rudianto Tjen melalui Yayasan Rudi Center bersama PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pada tahun 2026 ini, Rudi Center akan kembali menggelar program sosial operasi katarak gratis untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mata.

Kegiatan operasi katarak gratis tersebut dijadwalkan pada 26 hingga 29 Oktober 2026 di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.

Rudianto Tjen yang juga merupakan Founder Yayasan Rudi Center mengatakan, program ini merupakan agenda kemanusiaan yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.

Menurutnya, katarak masih menjadi salah satu penyebab utama kebutaan yang sebenarnya dapat disembuhkan melalui tindakan operasi medis yang tepat.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata pengabdian kami kepada masyarakat. Banyak warga yang kualitas hidupnya menurun karena katarak, padahal penyakit ini bisa disembuhkan. Melalui operasi gratis ini, kami ingin membantu masyarakat kembali melihat dengan baik dan menjalani aktivitas secara normal,” ujar Rudianto Tjen.

Ia menegaskan bahwa program operasi katarak gratis tahun 2026 tidak membatasi jumlah peserta. Seluruh masyarakat Bangka Belitung yang membutuhkan dipersilakan untuk mendaftar selama memenuhi persyaratan medis.

Pendaftaran peserta telah dibuka dan masyarakat dapat langsung mendatangi Rumah Aspirasi Rudianto Tjen yang beralamat di Jalan Sudirman, Kelurahan Gabek I, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang.

Selain itu, masyarakat juga dapat mendaftar melalui Kantor DPC PDI Perjuangan di masing-masing kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sebelum menjalani tindakan operasi, setiap peserta diwajibkan mengikuti proses skrining kesehatan terlebih dahulu.

Tahapan ini dilakukan untuk memastikan kondisi pasien memenuhi standar medis sehingga tindakan operasi dapat berjalan aman dan optimal.

Rudianto Tjen menambahkan, proses skrining menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan guna menjaga keselamatan pasien serta meningkatkan tingkat keberhasilan operasi.

“Kami ingin seluruh proses berjalan profesional dan sesuai standar medis. Karena itu, peserta akan menjalani pemeriksaan awal terlebih dahulu oleh tenaga kesehatan sebelum ditentukan jadwal operasinya,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan sosial ini dapat menjangkau masyarakat hingga pelosok daerah, sehingga tidak ada lagi warga yang harus hidup dengan keterbatasan penglihatan akibat kendala biaya pengobatan.

Program operasi katarak gratis yang digagas Rudi Center bersama PDI Perjuangan Bangka Belitung ini sebelumnya telah membantu ribuan masyarakat mendapatkan kembali penglihatan mereka.

Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum lanjutan untuk memperluas manfaat pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Bangka Belitung.

“Kami ingin kegiatan ini terus berkelanjutan. Kesehatan masyarakat adalah prioritas, dan kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” kata Rudianto Tjen. (*/E5)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.