Sosok Nazril Pakaya, Bocah yang Hanyut di Sungai Bulango Gorontalo, Dikenal Rajin Ibadah
Wawan Akuba April 18, 2026 11:38 AM

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Duka mendalam masih dirasakan keluarga atas kepergian Muh. Nazril Pakaya (10), bocah yang ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di aliran Sungai Bulango, Gorontalo.

Di lingkungan tempat tinggalnya, Nazril dikenal sebagai anak yang memiliki kepribadian baik dan cenderung pendiam. Ia juga dikenal memiliki kebiasaan religius sejak usia dini.

Seorang warga sekitar menuturkan, keseharian Nazril dipenuhi aktivitas positif. Setiap pulang ke rumah, ia disebut rutin melaksanakan salat dan melanjutkan dengan mengaji.

“Setiap pulang dia pasti mengaji, itu yang sering saya lihat karena dia selalu lewat di depan rumah,” ujar seorang tetangga, Sabtu (18/4/2026).

BOCAH HANYUT--Suasana rumah duka di Kelurahan Molosipat U Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo Sabtu (18/4/2026).
BOCAH HANYUT--Suasana rumah duka di Kelurahan Molosipat U Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo Sabtu (18/4/2026). (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Selain itu, Nazril juga dikenal mudah bergaul dan aktif bermain bersama teman-temannya di lingkungan sekitar. Kebersamaan itu tergambar dari momen-momen yang kini hanya tersisa dalam kenangan.

“Mereka satu kelas dan sering bersama, anaknya aktif tapi tetap baik,” tambahnya.

Keluarga juga telah menyiapkan rencana untuk masa depan Nazril. Ia disebut akan menyusul ayahnya ke Morowali pada tahun ajaran baru mendatang untuk melanjutkan pendidikan bersama saudaranya.

Baca juga: Harga BBM Pertamina Naik Drastis 18 April 2026, Dex Series dan Pertamax Turbo Melonjak Tajam

“Rencananya akan ikut ayahnya ke Morowali dan sekolah di sana,” ungkap warga tersebut.

Paman korban, Romi Pakaya, turut membenarkan keseharian Nazril yang dikenal aktif namun tetap patuh di rumah.

“Anaknya baik, sering membantu keluarga di rumah dan juga sering bermain dengan teman-temannya,” kata Romi.

Ia menjelaskan, pada hari kejadian Nazril pergi ke sungai bersama teman-temannya. Lokasi tersebut memang kerap menjadi tempat mereka bermain dan mandi sepulang beraktivitas.

Peristiwa nahas itu terjadi ketika debit air sungai tiba-tiba meningkat dan menyeret korban.

Sebelumnya, Nazril dilaporkan hanyut bersama satu rekannya di aliran Sungai Bone, kawasan Jembatan Ampi, pada Jumat (17/4/2026).

Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo pada malam hari, setelah keluarga menyampaikan informasi tersebut.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dengan menyisir area sekitar Jembatan Ampi hingga aliran Sungai Bulango.

Dalam operasi yang berlangsung di tengah keterbatasan cahaya, Nazril akhirnya ditemukan pada pukul 20.58 Wita, tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan hanyut.

Baca juga: Identitas Bocah yang Ditemukan Meninggal usai Hanyut di Sungai Bolango Gorontalo

Korban selanjutnya dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 21.10 Wita dalam kondisi meninggal dunia.

Kepergian Nazril meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga warga sekitar yang mengenalnya sebagai anak yang rajin beribadah dan memiliki kedekatan dengan lingkungan sosialnya.

 
(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.