TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - SMK Muhammadiyah 4 Tallo memperkuat jejaring industri dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama delapan perusahaan, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi skema sertifikasi dan Materi Uji Kompetensi (MUK) yang digelar di aula sekolah.
Penandatanganan MoU dilakukan Kepala Sekolah, Sudirman, bersama pimpinan masing-masing perusahaan.
Sudirman mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan.
“Kesepahaman ini adalah bukti keseriusan kami dalam menyiapkan generasi muda yang siap bersaing,” ujarnya.
Ia menegaskan, lulusan SMK tidak hanya dituntut cerdas secara akademik.
Tetapi juga berkontribusi bagi bangsa.
Menurutnya, jejaring industri menjadi kebutuhan penting di era saat ini.
“Kita harus betul-betul memanfaatkan jejaring dan relasi ini,” katanya.
Sudirman juga mengungkapkan adanya peluang kerja ke luar negeri bagi siswa.
Dalam waktu dekat, ada satu anak didik yang akan berangkat ke Jepang.
Selain itu, beberapa siswa lain tengah dipersiapkan.
“Sementara empat orang sedang menjalani pelatihan,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi SMK Cabang Dinas Wilayah 1 Makassar-Maros, Hamrang, menilai kerja sama industri merupakan keharusan.
Ia menekankan pentingnya penyesuaian dengan kebutuhan dunia usaha.
“Kalau kita tidak menyesuaikan dengan itu semua, ketinggalan kita,” tegasnya.
Hamrang juga mengingatkan agar siswa tidak dipaksakan dalam memilih jurusan.
Ia menilai minat dan bakat harus menjadi pertimbangan utama.
Adapun delapan perusahaan yang menjalin kerja sama meliputi PT Sinar Galesong dan PT Tamasongo Abadi.
Selain itu, kerja sama juga melibatkan Prima Diesel dan LSP SDM TIK Komputer.
Kemudian LSP P3 Otomotif dan PT BGR Logistik Indonesia turut bergabung.
Dua mitra lainnya adalah Yayasan Hastira Baju Cendekia serta LPK Yuuki Shorai.
Kegiatan ini juga dihadiri unsur pimpinan Muhammadiyah setempat.
Turut hadir Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tallo dan Ketua Majelis Dikdasmen Cabang Tallo.
Selain itu, unsur komite sekolah juga ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Pihak sekolah berharap kerja sama ini membuka lebih banyak peluang kerja bagi siswa.
Program ini juga diharapkan meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi dunia industri. (*)