TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan dalam Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah atau retreat bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah pada Sabtu (18/4/2026).
Prabowo mengingatkan nantinya akan berbicara kejujuran dalam arahannya demi kepentingan bangsa.
Meskipun, hal tersebut berisiko memicu ketidaknyamanan bagi para Ketua DPRD.
Prabowo menyatakan komitmennya untuk berbicara secara terbuka dan apa adanya di hadapan seluruh pimpinan legislatif daerah yang hadir dalam acara tersebut.
"Sebagai anak bangsa hari ini saya ingin bicara dari hati ke hati. Saya ingin bicara apa adanya," ujar Prabowo.
Eks Danjen Kopassus itu menyampaikan kemungkinan adanya pihak yang merasa kurang nyaman dengan isi pengarahan yang akan disampaikannya demi perbaikan bangsa ke depan.
"Mungkin kalau saya bicara nanti, mungkin ada yang kurang berkenan, mungkin ada yang tersinggung, ada yang sedih," tutur Presiden Prabowo.
Baca juga: Prabowo Pilih Hadiri Langsung Retreat Ketua DPRD di Magelang: Saya Ingin Bicara dari Hati ke Hati
Namun, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menegaskan bahwa sikap tersebut diambil karena ia memandang seluruh Ketua DPRD yang berkumpul di tenda tersebut memiliki jiwa patriotisme yang sama.
"Saya datang ke sini, saya jumpa saudara-saudara dengan satu harapan bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot," tegas mantan Menteri Pertahanan tersebut.
Ia menambahkan bahwa landasan utama dari pengarahan tersebut adalah rasa cinta yang mendalam terhadap tanah air, bangsa, dan seluruh rakyat Indonesia.
"Saya beranggapan, saya juga ke sini dengan beranggapan bahwa kita cinta tanah air kita, kita cinta bangsa kita, kita cinta rakyat kita," tambahnya.
Selanjutnya, Presiden Prabowo melanjutkan arahannya secara tertutup kepada Ketua DPRD seluruh Indonesia.
Awak media pun diminta meninggalkan aula selama Prabowo memberikan arahan.
Kegiatan kursus pemantapan ini diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI dan dihadiri oleh jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.