Detik-detik Penemuan Wanita Tewas di Serpong Utara Tangsel, Dini Hari Anak Korban Teriak Panik
Wawan Perdana April 18, 2026 02:01 PM

 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL-Detik-detik penemuan wanita paruh baya yang tewas di rumah kontrakan di wilayah Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, terungkap dari kesaksian petugas keamanan setempat.

Petugas linmas, Pardali mengatakan, kejadian itu bermula saat dirinya melakukan patroli rutin pada Kamis (16/4/2026) dini hari, sekitar pukul 00.45 WIB.

Saat itu kata Pardali, dirinya melihat sebuah sepeda motor berwarna hitam jenis CBX, terparkir di depan rumah, dengan kondisi pintu rumah yang terbuka.

Pardali mengaku, dirinya belum menaruh kecurigaan dan hanya melakukan pengecekan sekilas.

Pria 42 tahun ini kemudian melanjutkan patroli, sebelum kembali lagi ke lokasi sekitar pukul 01.30 WIB.

Ketika kembali, situasi mulai berubah. Anak bungsu korban yang berusia sekitar 14 tahun tiba-tiba keluar rumah dalam kondisi panik.

“Awalnya sih saya kira dia (anak korban) mau pesan makanan. Saya tanya, ternyata dia bilang minta tolong,” kata Pardali, saat ditemui di sekitar TKP, Sabtu (18/4/2026).

Setelah itu, Pardali pun langsung mendatangi rumah tersebut untuk memastikan kondisi di dalam. 

Bahkan ia mengaku, sempat masuk hingga ke depan kamar korban.

“Saya disuruh pegang korban, tapi saya tidak berani. Saya lihat dari pintu saja,” ungkapnya.

Dari jarak tersebut, ia melihat korban sudah tergeletak di lantai kamar.

“Posisinya di bawah, di samping tempat tidur dekat lemari. Terlentang menghadap ke atas,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Pardali memilih keluar dan segera melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT setempat.

Baca juga: Tangis Histeris Sang Anak Pecah Temukan Ibunya Tak Bernyawa di Serpong Utara, Mantan Suami Ditangkap

Ia juga menyebut, saat pertama kali melihat kondisi sekitar rumah, motor yang sebelumnya terparkir sudah tidak berada di lokasi.

“Pas saya balik lagi, motornya sudah tidak ada,” katanya.

Sementara itu, anak korban terus menangis histeris meminta pertolongan.

“Dia teriak-teriak panggil ibunya, nangis terus,” ucap Pardali.

Setelah laporan diteruskan, warga dan aparat setempat mulai berdatangan ke lokasi sebelum akhirnya ditangani oleh pihak kepolisian.

Penanganan kasus ini dilakukan oleh Polda Metro Jaya, untuk mengungkap secara pasti motif dibalik insiden pembunuhan.

Sedangkan pelaku yang diketahui merupakan mantan suami siri korban berinisial TH, telah ditangkap tak lama setelah kejadian.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.