SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG — Lebih dari 600 guru di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mengalami penurunan pendapatan setelah beralih status dari tenaga honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu.
Bupati OKI, Muchendi, mengungkapkan saat ini para guru tersebut hanya menerima gaji sekitar Rp300.000 per bulan tanpa tunjangan tambahan.
“Ketika masih honorer, guru bersertifikat yang memenuhi jam mengajar bisa memperoleh Rp1 hingga Rp1,5 juta per bulan. Setelah menjadi PPPK paruh waktu, tunjangan itu tidak lagi diterima,” ujarnya saat menyampaikan aspirasi kepada Komisi X DPR RI dalam kunjungan kerja spesifik, Sabtu (18/4/2026).
Menurutnya, hilangnya tunjangan disebabkan para guru tidak lagi memenuhi ketentuan minimal 24 jam mengajar per pekan, menyusul penyesuaian status kepegawaian.
Muchendi menambahkan, kondisi tersebut semakin sulit karena keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sehingga pemerintah daerah belum mampu menaikkan gaji secara mandiri.
“Kami mendorong pemerintah pusat agar segera mengambil kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan guru PPPK paruh waktu,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan perwakilan PGRI OKI, Napeon, yang menilai aturan 24 jam mengajar memberatkan kondisi ekonomi guru.
“Ini ironis. Guru dituntut mencetak sumber daya manusia unggul, tetapi untuk memenuhi kebutuhan keluarga saja sangat sulit,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan pihaknya telah mendesak pemerintah pusat untuk memberikan dukungan anggaran.
“Kami meminta pemerintah pusat membantu daerah dalam pembayaran gaji guru PPPK paruh waktu agar mereka mendapatkan penghasilan yang layak dan tepat waktu,” tegasnya.
Ia menambahkan, Komisi X DPR RI juga mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Keuangan untuk menyiapkan skema anggaran biaya tambahan (ABT) guna mengatasi persoalan tersebut tanpa membebani fiskal daerah.
Saat ini, para guru berharap adanya kebijakan konkret agar kesejahteraan mereka dapat segera membaik.