TRIBUNNEWS.COM - Perjuangan Megawati Hangestri Pertiwi di Final Four Proliga 2026 belum selesai meski timnya, Jakarta Pertamina Enduro, lolos ke grand final.
Pertamina Enduro memastikan tiket ke babak grand final setelah mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan 0-3 (16-25, 14-25, dan 16-25) pada Jumat (17/4) malam WIB.
Megawati Hangestri menyumbang 8 poin di laga ini. Meski tak menyentuh dua digit, namun itu sudah cukup membuat Jakarta Pertamina Enduro menyamai poin yang dimiliki Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Kedua tim membukukan 12 poin dan menduduki peringkat 1-2 klasemen dan sama-sama menyegel tiket untuk tampil di grand final Proliga.
Duel Pertamina Enduro vs Gresik Phonska yang memperebutkan titel juara Proliga 2026 akan digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta pada 24-26 April mendatang.
Namun sebelum laga grand final dimainkan, kedua tim ini akan melakoni laga yang bisa dianggap sebagai pemanasan ataupun “uji coba resmi”.
Kedua tim akan bertemu pada laga terakhir final four Proliga 2026 pada Minggu (19/4/2026) malam di GOR Jatidiri Semarang.
Kedua pelatih bisa saja melakukan uji strategi, rotasi pemain, hingga membaca pola permainan lawan secara langsung.
Artinya, pertandingan ini bisa menjadi kunci dalam menentukan pendekatan taktik saat perebutan gelar nanti.
Namun juga, laga itu bukan hanya sekadar uji coba. Ini karena pertemuan Gresik Phonska vs Pertamina Enduro juga akan menentukan posisi akhir klasemen final four.
Baca juga: Hasil Proliga 2026 Putri - 8 Poin Megawati Bantu JPE ke Grand Final, Ideal Tantang Gresik Phonska
Jelang pertemuan di putaran kedua ini, Gresik Phonska berada di peringkat pertama karena keunggulan rasio set lebih baik dari Megawati cs.
Kemenangan di laga ini akan menjadikan Gresik Phonska atau Pertamina Enduro sebagai juara putaran kedua final four Proliga 2026.
Sebelumnya, di final four putaran pertama Pertamina Enduro mengalahkan Gresik Phonska 3-1 dan keluar sebagai juara.
Jika Pertamina Enduro menang lagi, mereka akan menjadi juara di dua putaran final four, sekaligus menjadi modal apik menatap grand final.
Kemenangan jelas akan mengangkat mental tim asuhan Bulent Karslioglu, terlebih mereka juga menatao final dengan status sebagai tim juara bertahan.
Ya, di final Proliga 2025 lalu, Pertamina Enduro menang di final dengan mengalahkan Popsivo Polwan 3-0.
Jika JPE sukses menutup musim sebagai kampiun, gelar juara Proliga 2026 akan menjadi trofi kedua bagi Megawati Hangestri setelah yang pertama bersama Jakarta BIN pada 2024 lalu.
Sebaliknya, jika Gresik yang menang, mereka bisa mematahkan dominasi dan masuk ke final dengan rasa percaya diri tinggi bahwa mereka mampu mengalahkan sang juara bertahan.
Duel Pertamina Enduro vs Gresik Phonska ini pada dasarnya adalah “final sebelum final”. Bukan hanya soal hasil, tetapi tentang momentum, mental, dan pembacaan strategi.
Siapa pun yang menang, akan punya keunggulan psikologis yang sangat besar saat benar-benar bertarung memperebutkan gelar Proliga 2026.
Baca juga: Timnas Voli Putri Indonesia Segrup dengan Vietnam di AVC Cup 2026, Marcos Sugiyama Mulai Tebar Jala
Putra
Putri
Putri
Putra
(Tribunnews.com/Tio)