Abdul Hakim Ingin PKB Blora Dipimpin Anak Muda
khoirul muzaki April 18, 2026 03:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blora bakal menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Hotel Azana Garden Hill Resort Blora, Minggu (19/4/2026) besok.


Menjelang pelaksanaan Muscab, sejumlah nama mulai ramai diperbincangkan sebagai bakal calon ketua DPC PKB Blora. 


Di antaranya Bupati Blora Arief Rohman, Ketua DPRD Blora Mustopa, Ketua DPC PKB Blora saat ini Abdul Hakim, anggota DPRD Blora Mochamad Muchklisin (Cak Sin), dan Mukhlisin yang juga menjabat Ketua Komisi C DPRD Blora.


Ketua DPC PKB Blora, Abdul Hakim, turut menanggapi rumor dirinya masuk bakal calon Ketua DPC PKB Blora kembali.


"Saya sudah menyampaikan ke DPW maupun DPP, sebaiknya ada regenerasi. Bukan tidak siap, tapi karena saya sudah dua periode, alangkah baiknya digantikan yang lain," terangnya, Sabtu (18/4/2026).

Baca juga: Pemain PSIS Otavio Dutra dan Rafinha Absen, Persipura Merasa tak Diuntungkan


Meskipun begitu, Abdul Hakim menegaskan tetap siap mengikuti keputusan partai, termasuk jika kembali dipercaya memimpin DPC PKB Blora.


"Dalam partai, apapun keputusan DPP kita harus siap. Tapi kalau boleh berharap, ya sebaiknya gantian yang muda saja. Karena saya sudah dua periode, sudah 10 tahun," jelasnya.


Pihaknya juga menilai, sosok pemimpin ke depan sebaiknya berasal dari kalangan yang lebih muda agar mampu mengikuti dinamika dan kebutuhan generasi saat ini.


Menurutnya, PKB saat ini identik sebagai partai kaum muda. Abdul Hakim menilai saat ini sudah didorong di tingkat PAC agar ketua diisi anak-anak muda, maksimal 35 tahun. 


"Saya mendukung yang lebih muda agar lebih gesit dan pemikirannya fresh," terangnya.


Abdul Hakim menilai, usia ideal untuk memimpin DPC berada di kisaran 30 hingga di bawah 50 tahun agar tetap enerjik sekaligus matang dalam berorganisasi.


Kendati demikian, Abdul Hakim tetap siap berkontribusi di partai meski tidak lagi menjabat sebagai ketua, bahkan jika harus turun ke posisi yang lebih rendah.


"Yang penting tetap bisa membantu partai, meski tidak di posisi ketua. Tanggung jawab ketua itu besar," paparnya.(Iqs)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.