Kisah Petugas PUDAM Pergoki Pencuri Meteran Air di Banyuwangi saat Beraksi: Saya Tahu Dia Bohong
Alga W April 18, 2026 03:30 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Pencuri meteran air milik PUDAM di rumah-rumah warga tertangkap.

Ia terpergok saat beraksi di salah satu perumahan di Kelurahan Kertosari, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Jumat (17/4/2026) sore.

Baca juga: 136 Meteran PUDAM Banyuwangi Hilang Dicolong, Pelakunya Terekam CCTV Beraksi Profesional

Yang menarik, aksi pencurian tersebut digagalkan oleh salah satu petugas PUDAM Banyuwangi bernama Prasetyo (30).

Ia memergoki terduga pelaku saat beraksi di rumah kosong dekat kediamannya.

Prasetyo mengatakan, awalnya ia berencana untuk keluar rumah menjemput sang anak sekitar pukul 16.00 WIB.

Sebelum berangkat, ia mendengar suara sepeda motor berhenti di rumah kosong di belakang kediamannya.

Kebetulan, rumah kosong tersebut milik tetangga yang dititipkan kepada Prasetyo untuk dijaga.

Karena merasa ada orang yang datang ke rumah itu, ia pun berangkat ke lokasi untuk mengecek.

"Saya lihat dia sudah mencopot salah satu sisi pipa pada meteran air saat saya pergoki," katanya, Sabtu (18/4/2026).

Terduga pelaku berinisial PAP (29), warga Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, tersebut kemudian diinterogasi Prasetyo.

Ia sebenarnya sudah yakin bahwa pria tersebut adalah pencuri meteran yang selama ini dicari-cari.

"Sejak akhir Lebaran, sudah banyak meteran air yang hilang. Saya sering jalan-jalan sama istri ke perumahan-perumahan dengan harapan bisa mempergoki maling itu," cerita dia.

Tak disangka, terduga pencuri justru datang beraksi di dekat rumah Prasetyo.

Maka saat menginterogasi, ia mendesak agar terduga pencuri mengaku.

"Saat saya tanya, dia awalnya mengaku pegawai PUDAM yang diperintahkan atasan mengganti meteran yang bocor. Karena saya tahu dia bohong, maka saya panggil teman-teman saya," ceritanya.

Terduga pelaku sempat berusaha kabur dengan menaiki sepeda motornya.

Namun, Prasetyo mencegat hingga rekan-rekannya tiba.

"Setelah teman-teman datang, dipanggilkan polisi. Baru setelah itu, dia dibawa ke Polsek Banyuwangi," kata dia.

Saat beraksi, tersangka membawa beberapa peralatan di dalam tasnya.

Selain alat, tas tersebut juga menyimpan beberapa biji meteran air.

Dugaannya, ia sempat beraksi di beberapa titik sebelum terpergok sore tersebut.

Kapolsek Banyuwangi Kota, AKP Hendry Christianto, membenarkan bahwa tersangka pencurian meteran air milik PUDAM telah ditangkap.

Tersangka menjalani pemeriksaan di Kapolsek Banyuwangi Kota.

"Tersangka mengakui perbuatannya," kata Henry.

Dari tersangka, polisi mendapati beberapa alat bukti, antara lain 15 meteran air, perkakas untuk membongkar pasang meteran, dan sepeda motor yang digunakan korban dalam beraksi.

Baca juga: Ibu Naik Motor Bonceng Anak 1 Tahun Ditabrak Honda Jazz di Madiun, Diduga Kurang Konsentrasi

Sebanyak 136 meteran PUDAM hilang dicuri.

Selain masif, pencurian juga terstruktur.

Pelaku menarget menargetkan meteran air di rumah-rumah kosong dan toko yang tak terjaga.

Ada juga meteran air di fasilitas umum yang turut dicuri.

Selain itu, proses pencurian dilakukan secara profesional.

Pencuri menutup saluran air secara rapi sehingga warga sekitar tak curiga.

Pencurian masif terjadi di tiga wilayah, yakni di Kecamatan Banyuwangi, Rogojampi, dan Genteng.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.