BOLASPORT.COM - Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Buelent Karslioglu, buka suara mengenai ditariknya Megawati Hangestri Pertiwi di tengah pertandingan melawan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan final four Proliga 2026.
Jakarta Pertamina Enduro menunjukkan performa dominan saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/4/2026).
Dalam pertandingan yang menentukan kelolosan ke final ini, sang juara bertahan nyaris tak tertandingi hingga menang dengan skor 3-0 (25-16, 25-14, 25-16).
Pertamina Enduro sendiri sebenarnya cukup meraih 1 poin alias sudah lolos ke final sejak unggul 2-0 dalam kedudukan set.
Akan tetapi, Buelent Karslioglu tidak mengendurkan perlawanan dengan tetap memasang para pemain inti sebagai line-up pada set ketiga.
Salah satunya adalah Megawati Hangestri Pertiwi. Meski begitu, opposite top Tanah Air itu tidak tampil penuh dengan ditarik sebelum laga berakhir.
Adapun pemain inti lain seperti Tisya Amallya Putri, Rissa Meiga Rianti, Shindy Sasgia Dwi Yuniar, serta duo asing Wilma Salas Alishanova dan Irina Vorokova tampil hingga akhir.
Ketika ditanya mengenai keputusan itu, Karslioglu mengatakan dirinya ingin memberi kesempatan kepada pemain muda di dalam timnya.
"Saya melakukannya sehingga pemain muda bisa bermain," ucap Karslioglu kepada BolaSport.com dan awak media lainnya.
Megawati digantikan Fiola Marsya Azzahra (19 tahun). Hitter remaja lainnya, Tina Syifa Salbila Salim (17 tahun) juga diturunkan sebagai pengganti.
Karslioglu membeberkan bahwa kondisi Mega sudah bagus di tengah cedera lutut yang dialami sejak tahun lalu, setidaknya rasa nyerinya sudah hilang.
"Kondisi Mega bagus, masyaallah. Tingkat nyeri yang dirasakannya sekarang rendah," kata pelatih asal Turki tersebut melanjutkan.
"Kondisinya bagus, tetapi terkadang di pikirannya masih ada rasa takut. Kami punya dua fisioterapis dan sekarang pemulihannya dimulai."
"Setiap kali Mega bertanding saya menaruh tangan saya di pundaknya."
"Saya sangat memperhatikan Megawati karena dia harus bermain untuk masa depan, untuk Indonesia, dia pemain yang sangat penting."
"Ini bukan cuma soal saya menunggu performa lebih darinya. Kami harus memberikan terapi, segalanya untuk kondisi Mega yang lebih baik."
Megawati diketahui mendapat obat khusus yang direkomendasikan oleh Karslioglu.
"Kami mencoba teknologi pengobatan yang baru untuk Megawati."
"Saya mendatangkan semacam obat khusus dari Turki, diinjeksikan ke lututnya, dan sekarang kondisinya lebih baik," tandasnya.
Megawati akan kembali ke final bersama dengan tim Pertamina. Bareng klub pertamanya di Proliga itu, Megatron justru belum pernah juara.
Terakhir kali memperkuat Pertamina pada musim 2023, atlet asal Jember tersebut harus puas menjadi runner-up setelah kekalahan dari Bandung bjb Tandamata.
Kali ini, adangan bagi Pertamina ialah Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, klub yang diperkuat Megawati musim lalu.