WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Di sebuah rumah kontrakan di jalan Al Mumin, Babakan, Curug, Kabupaten Tangerang, suasana duka menyelimuti lingkungan tersebut.
Seorang ibu bernama Widyastuti ditemukan tewas secara tragis, diduga dibunuh anak tirinya sendiri.
"Saya nggak menyangka kejadian kayak begini di sini," kata Sinta, tetangga korban, saat ditemui Tribun Tangerang di rumahnya, Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu (18/4/2026).
Menurut warga, korban sehari-hari dikenal sebagai sosok yang cukup sering bercerita, meski tidak terlalu bergaul.
Baca juga: Melawan saat Ditangkap, Pelaku Pembunuhan Mantan Istri di Serpong Utara Tangsel Ditembak Polisi
Korban sudah sekitar dua tahun tinggal di kontrakan itu bersama suaminya.
Hubungan dalam keluarga itu disebut tidak harmonis sejak awal.
Anak tiri korban, yang datang sekitar seminggu sebelum kejadian, disebut sering terlibat konflik.
Masalah yang kerap memicu pertengkaran diduga berkaitan dengan ekonomi.
Baca juga: Polisi Periksa Saksi hingga CCTV untuk Mengungkap Pelaku Dugaan Pembunuhan Pengusaha Tenda di Bekasi
Sinta mendengar anak tersebut kerap menjual barang untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan korban mengalami kekerasan sebelumnya.
"Dia pernah cerita dipukul, tapi saya nggak lihat langsung," kata Sinta.
Mendengar cerita itu, Sinta menyarankan korban untuk melapor, namun tidak pernah dilakukan.
Saat kejadian berlangsung tanpa kecurigaan berarti dari warga sekitar, tetapi terdengar suara musik keras dari rumah korban.
Baca juga: Pembunuhan Cucu Seniman Betawi Mpok Nori, Korban Menolak Rujuk setelah Ditalak Cerai Pelaku
"Dari siang sampai sore, musiknya kenceng banget," ujarnya seraya menduga, musik tersebut sengaja diputar untuk menutupi suara kekerasan.
Sinta yang tinggal 300 meter dari rumah korban tidak menyadari adanya kejadian tragis di dalam rumah tersebut.
Peristiwa baru terungkap saat suami korban pulang kerja sekitar pukul lima sore.
Awalnya, suami itu menganggap istrinya sedang tidur.
Baca juga: Ditangkap, Pelaku Pembunuhan Karyawan Ayam Geprek yang Ditemukan Tewas dalam Freezer Kios di Bekasi
"Dipanggil-panggil nggak bangun, ternyata pas dibuka rumahnya, korban sudah berdarah," kata Sinta.
Kondisi korban saat ditemukan sudah tidak bernyawa.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke ketua RT sebelum polisi datang ke lokasi.
Ketua RT 001/06 Satiri mengatakan korban pertama kali ditemukan suaminya sepulang kerja.
Baca juga: Penganiayaan Suami Istri di Bekasi Berujung Pembunuhan, Anak Korban Menduga Bukan Kasus Perampokan
Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), Satiri mendapati korban sudah tidak bernyawa dengan luka di bagian kepala.
Terkait dugaan pelaku, Satiri menyebut informasi yang beredar mengarah pada anak tiri korban, meski masih dalam penyelidikan.
Ia mengungkapkan, hubungan antara korban dan anak tirinya diduga tidak harmonis. (m30)